Incar Rp 3 T, WIKA Gedung siap melantai di bursa November 2017

Selasa, 15 Agustus 2017 15:47 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Incar Rp 3 T, WIKA Gedung siap melantai di bursa November 2017 Gedung WIKA. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung), anak usaha PT Wijaya Karya, siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2017. Perseroan menargetkan perolehan dana berkisar Rp 3 triliun.

Direktur Human Capital dan Pengembangan Investasi PT Wika Gedung, Nur Al Fatah, berharap dengan melepas sebagian saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) akan mendapatkan suntikan dana untuk pengembangan perusahaan.

"Progres ke arah saat ini sudah positif, hanya menunggu administrasinya yang sekarang mencapai 95 persen ditambah satu item yakni menunggu legal dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," katanya seperti dikutip dari Antara di Surabaya, Selasa (15/8).

Nur mengatakan, pergerakan perusahaannya untuk melantai di BEI sudah dilakukan sejak 2016, dengan memulai dari pemilihan tim internal. Setelah itu, PT Wika Gedung memilih konsultan hukum, notaris hingga progres positif terus diraih pada Mei 2017 dan Agustus 2017 telah rampung sebagian besar.

"Secara teknik sudah tidak ada halangan lagi, dan diharapkan pada November 2017 sudah bisa masuk di BEI," tuturnya.

Nur mengatakan, pada 2016, WIKA Gedung mengantongi pendapatan sekitar Rp 1,92 triliun dengan laba bersih sekitar Rp 143 miliar.

Nur menjelaskan, mekanisme IPO perlu dilakukan karena prospek dan kebutuhan properti masih cukup besar di Indonesia, bahkan PT Wika Gedung juga akan berniat masuk ke segmen pembangunan Bandara Internasional di Jawa Barat.

"Selain itu, pemerintah juga akan membuka sejumlah proyek infrastruktur sosial seperti Rumah Sakit, dan kami juga akan masuk ke situ karena prospeknya sangat bagus, sehingga diharapkan perusahaan akan terus berkembang," katanya. [bim]

Baca juga:

Sandiaga dorong BUMD infrastruktur & properti DKI melantai di bursa

HUT ke-25, BEI didoakan makin banyak perusahaan go public

'Saya panggil perusahaan, bisnisnya di sini tapi listingnya di luar'

IPO perdana, Terregra Asia Energy raup dana segar Rp 110 miliar

Sriwijaya Air jual 25 persen saham ke publik di Juli 2017

5 Fakta tujuan kunjungan Raja Salman dan kemegahan yang menyertainya

Ini tujuan sebenarnya Raja Salman pelesiran ke Indonesia dkk

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini