Implementasi QRIS Diharapkan Bantu Genjot Transaksi Pedagang Kecil

Rabu, 30 Oktober 2019 16:48 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Implementasi QRIS Diharapkan Bantu Genjot Transaksi Pedagang Kecil Ilustrasi GoPay. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) meluncurkan standar kode respons cepat (QRIS) sebagai acuan pembayaran melalui QR Code yang tengah marak dilakukan di Indonesia, sekaligus sebagai langkah baru dalam pengembangan ekonomi dan keuangan digital.

Head of Micro Merchant GoPay Dewi Yulianti Rosa berharap kehadiran QRIS bermanfaat bagi pedagang kecil. Salah satunya berdampak meningkatkan transaksi.

"Kita harapkan pedagang kecil ini transaksinya bisa naik dan diuntungkan juga dengan QRIS. Kita kan fokus dan bisa membantu efisiensi juga," kata dia di sela-sela Forum Pedagang Baik, di Jakarta, Rabu (30/10).

Upaya sosialisasi kepada para pedagang mitra pun akan terus dilakukan. Dengan demikian, pedagang mitra Gopay dapat menerima dan mengimplementasikan QRIS.

"Kita bisa pakai forum pedagang baik untuk sosialisasi QRIS. Jadi seluruh pedagang kecil kita bisa menggunakan QRIS dan siap menerima (QRIS)," ujar dia.

Pihaknya juga akan mengikuti arahan Bank Indonesia terkait time line implementasi QRIS. Diketahui QRIS akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

"Untuk timeline-nya kita juga akan mengikuti regulasi dari Bank Indonesia. QR statis itu banyak memang di pedagang mikro. Dan kita lihat kekuatan kita banyak di pedagang mikro," imbuhnya.

Kepala Manajemen Proyek Dewan Nasional Keuangan Inklusif Djauhari Sitorus mengatakan pihaknya mendukung penerapan QRIS. Adapun keuntungan yang diperoleh dari implementasi QRIS yakni interkonektivitas transaksi.

"QRIS (berlaku) Januari 2020 memungkinkan adanya interkonekitivitas semua provider jadi tidak perlu repot-repot punya alat dan mesin sendiri, lebih efisien dan lebih cepat," tandas dia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini