IMF Prediksi Ekonomi China dan AS Tumbuh Positif Tahun Ini

Kamis, 28 Januari 2021 09:24 Reporter : Merdeka
IMF Prediksi Ekonomi China dan AS Tumbuh Positif Tahun Ini pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan ekonomi China akan tumbuh 8,1 persen pada 2021, dan 5,6 persen pada 2022. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru World Economic Outlook (WEO).

Dikutip dari Global Times, IMF menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China pada 2020 dari sebelumnya 1,9 persen yang dibuat pada Oktober lalu menjadi 2,3 persen. Basis ekonomi yang lebih tinggi itu menyeret perkiraan pertumbuhan ekonomi China turun pada tahun ini dari 8,2 persen menjadi 8,1 persen.

Kendati demikian, China masih memimpin pertumbuhan di antara negara-negara besar dunia. Negeri Tirai Bambu adalah yang pertama kembali ke tingkat perkiraan pertumbuhan sebelum pandemi pada kuartal IV 2020.

Sementara itu, IMF juga memprediksi pertumbuhan pada 2021 untuk Amerika Serikat (AS) sebesar 5,1 persen, Uni Eropa 4,2 persen, Jepang 3,1 persen, Inggris 4,5 persen, dan 4,3 persen untuk semua negara maju.

IMF mengatakan, aktivitas global akan tetap jauh di bawah proyeksi WEO sebelum Covid-19 pada Januari 2020. Pemulihan ekonomi akan berbeda-beda. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 5,5 persen pada 2021 dan 4,2 persen pada 2022.

Menurut IMF, perbedaan yang cukup besar diprediksi antara China dan ekonomi lain khususnya pasar negara berkembang. Langkah-langkah penahanan yang efektif, respons investasi publik yang kuat, dan dukungan likuiditas bank sentral telah memfasilitasi pemulihan China.

Sejalan dengan pemulihan aktivitas global, volume perdagangan global diprediksi tumbuh 8,1 persen pada 2021, sebelum turun menjadi 6,3 persen pada 2022. Perdagangan jasa diprediksi akan pulih lebih lambat daripada volume barang, yang sejalan dengan lemahnya pariwisata lintas batas dan perjalanan bisnis sampai transmisi menurun

IMF menyimpulkan bahwa kerja sama multilateral yang kuat diperlukan untuk mengendalikan pandemi di dunia.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini