Imbas Virus Corona, Bank Mandiri Revisi Turun Pertumbuhan Kredit

Rabu, 1 April 2020 11:46 Reporter : Merdeka
Imbas Virus Corona, Bank Mandiri Revisi Turun Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri. ©Istimewa

Merdeka.com - Pandemi virus corona membuat pemerintah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2020. Adanya penurunan proyeksi tersebut, perbankan juga diprediksi akan menurunkan target pertumbuhan kredit mereka.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar, menyatakan kondisi pandemi yang semakin parah akan menurunkan target pertumbuhan kredit. Perbankan juga akan selektif dalam melakukan ekspansi.

"Mungkin (ada revisi pertumbuhan kredit), bukan artinya tidak ekspansif, tapi kita seleksi ekspansi," tutur Royke dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/3).

Royke menyatakan, untuk Non Performing Loan (NPL), pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan aturan restrukturisasi yang fleksibel. Diharapkan debiut bisa tetap menjaga kolektabilitas di tengah penyebaran virus Corona.

"Mudah-mudahan, debitur kita yang terkena dampak Covid-19 ini bisa jaga kolektabilitas, mudah-mudahan NPL tidak ada pertumbuhan," kata Royke.

Adapun, pihak perbankan juga sudah mulai memberikan kelonggaran pembayaran kredit kepada debitur, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Bank-bank umum seperti Bank Mandiri, BNI, BRI hingga Bank Prekreditan Rakyat (BPR) tercatat sudah memberi kelonggaran pembayaran.

Baca Selanjutnya: Catat Ini Cara Lengkap Minta...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini