KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Imbas ekonomi global, pertumbuhan properti di Indonesia stagnan

Rabu, 5 Oktober 2016 11:58 Reporter : Novita Intan Sari
Ilustrasi bisnis properti. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL), James Taylor mengatakan selama semester I (Januari-Juni) 2016 pasar properti di Indonesia tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Menurutnya, pertumbuhan properti yang stagnan merupakan imbas dari lemahnya ekonomi global. Akibatnya, jumlah pasokan dan tingkat hunian tersedia dalam jumlah yang minim.

"Terdapat penurunan harga dan tingkat hunian di pasar perkantoran, tingkat serapan dan permintaan mulai mengindikasikan adanya peningkatan walaupun belum signifikan," ujar James di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (5/10).

Head of Advisory JLL, Vivin Harsanto menambahkan, para pengembang maupun konsumen terlihat lebih aktif dibandingkan triwulan sebelumnya. Saat ini, para pelaku bisnis properti selalu muncul dengan strategi baru, mengingat persaingan di berbagai sektor akan semakin kompetitif.

"Fenomena itu mampu membawa sentimen positif terhadap bisnis properti secara keseluruhan," ungkapnya.

[idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.