IHSG Diprediksi Tak Alami Banyak Perubahan Selama Ramadan di Posisi 6.400

Kamis, 2 Mei 2019 15:57 Reporter : Wilfridus Setu Embu
IHSG Diprediksi Tak Alami Banyak Perubahan Selama Ramadan di Posisi 6.400 Perdagangan IHSG pascainsiden ambruknya selasar Gedung BEI. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan cenderung stagnan di Mei 2019 atau bulan Ramadan. Hal ini disampaikan Chief Economist & Investment Strategist Manulife Asset Management Indonesia, Katarina Setiawan.

Menurut dia, jika menilik kondisi ekonomi makro, maka saat ini fundamental ekonomi Indonesia dalam posisi positif. Meskipun demikian terdapat sejumlah faktor lain yang menahan laju IHSG di bulan ini.

"Kalau faktor ketidakpastian Pemilu itu sudah berakhir. Tapi di sisi lain ada rebalancing MSCI. Lalu sudah masuk bulan Ramadan biasanya volume perdagangan turun. Kalau volume turun tidak akan kuat menaikkan IHSG. Kelihatannya saham akan flat-flat aja," kata dia, di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Kamis (2/5).

Selain itu, investor juga masih cenderung menunggu atau wait and see karena menanti hasil resmi dari Pilpres yang diselenggarakan April lalu. Seperti diketahui, KPU akan mengumumkan hasil perhitungan suara pada tanggal 22 Mei.

Terkait hal laju IHSG yang tertahan, Katarina menegaskan, investor tidak perlu khawatir. Sebab pergerakan yang diprediksi stagnan ini berarti IHSG tidak akan turun tajam atau pun naik tajam. Untuk itu, Katarina menyarankan agar pada momentum ini, investor bisa melakukan pembelian.

"Kalau nanti-nanti sudah telat. Jadi ini flat aja. Di angka 6.400-an (IHSG)," ujarnya.

Sepanjang 2019 ini, lanjut dia, iklim investasi di IHSG cenderung lebih kondusif. Pertama, valuasi dinilai lebih menarik setelah adanya penyesuaian ekspektasi di 2018 lalu. Selain itu, adanya momentum pertumbuhan laba korporasi yang terus berlanjut. "Terakhir, berakhirnya ketidakpastian politik, sentimen dan ekspektasi ekonomi setelah pemilu," tandasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini