IHSG dan Rupiah Melemah, Menko Darmin Bantah Karena Politik Memanas

Jumat, 3 Mei 2019 13:52 Reporter : Anggun P. Situmorang
IHSG dan Rupiah Melemah, Menko Darmin Bantah Karena Politik Memanas Menko Darmin Nasution. ©2019 Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan hari ini. Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG tercatat memerah 7,67 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.366,75. Tidak hanya IHSG Rupiah juga merosot ke level Rp 14.285 per USD.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution membantah pelemahan IHSG dan Rupiah dipicu oleh kondisi politik dalam negeri yang memanas. Pihaknya masih mengkaji penyebab pelemahan IHSG ini.

"Enggak lah, politik belum berubah posisinya tetapi nggak ada yang ramai-ramai. Pasti ada kejadian lain di dunia ini yang mesti kita cek dulu," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/5).

Sebelumnya, pada pukul 09.00 waktu JATS, IHSG kembali melemah 17,87 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.356,5. Adapun Indeks saham LQ45 tergelincir 0,45 persen ke posisi 1.002,3. Seluruh indeks saham acuan melemah.

Sebanyak 65 saham menguat namun tak mampu mengangkat IHSG ke zona hijau. Sementara itu, 69 saham melemah dan 117 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.367,62 dan terendah 6.350,64. Total frekuensi perdagangan saham 6.080 kali dengan volume perdagangan 763,3 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 178,5 miliar.

Investor asing jual saham Rp 21,38 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.285. Sebagian sektor saham melemah dipimpin saham industri dasar yang turun 0,88 persen, saham keuangan 0,87 persen dan saham infrastruktur 0,65 persen.

Adapun sektor saham yang masih menguat yaitu saham aneka industri 0,28 persen, perdagangan 0,08 persen dan perkebunan 0,04 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham BSIM naik 13,70 persen ke posisi Rp 83 per saham, saham PKPK naik 4,55 persen ke posisi Rp 92 per saham, dan saham RAJA naik 4,29 persen ke posisi Rp 292 per saham.

Sementara itu, saham BDMN turun 19,72 persen ke posisi Rp 5.700 per saham, saham WIM melemah 8,33 persen ke posisi Rp 242 per saham, dan saham CDMAS terdorong turun 7,09 persen ke posisi Rp 236 per saham. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini