Ibu Kota Baru di Kalimantan Bakal Punya Kereta Autonomus dan Bus Amfibi

Kamis, 10 Oktober 2019 12:34 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Ibu Kota Baru di Kalimantan Bakal Punya Kereta Autonomus dan Bus Amfibi Forum Perhubungan Transportasi Massal. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi membeberkan transportasi massal yang akan dibangun di Ibu Kota baru guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Salah satunya yaitu infrastruktur kereta yang akan dibangun mulai dari Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT) hingga Autonomous Rapid Transit (ART) dan juga Bus Tanah Air (Amfibi).

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi menunjuk Panajam Paser Utara dan Kutai di Kalimantan sebagai ibu kota baru. Pembangunan infrastruktur dasar di sana akan dimulai tahun depan.

"Teknologi seperti MRT, ART atau Autonomous Rapid Transit akan kita hadirkan di sana," kata Menhub Budi dalam sebuah acara diskusi bertajuk 'Transportasi Massal di Ibu Kota Baru' Seperti Apa?, di Jakarta, Kamis (10/10).

Dia menjelaskan bahwa jenis-jenis transportasi tersebut memang belum familiar khususnya untuk ART. ART adalah kereta tanpa kabel listrik dan rel. Kereta ini akan berjalan di jalan raya dengan rel virtual.

"Teknologi itu sendiri masih belum terlalu banyak dilakukan tetapi dengan suatu semangat yang baik, dengan kemampuan teknologi yang dimiliki oleh teman-teman kita di INKA di kereta api, kita yakin dapat melakukan itu semua," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Transportasi Laut

Selain transportasi kereta, transportasi laut juga menarik dibangun di Ibu Kota baru. Karena ada teluk yang cukup besar di sana.

"Angkutan kapal juga menarik karena ada satu teluk sepanjang 80 Km dengan lebar 5 Km. Ini tidak terbayangkan, bisa menjadi suatu daya tarik luar biasa untuk ibu kota baru," ungkapnya.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, Sugihardjo mengungkapkan bahwa di Ibu Kota baru yang memiliki banyak danau akan dihadirkan bus amfibi dengan brand 'Bus Tanah Air'.

Nantinya, bus tersebut dapat berfungsi sebagai alat angkut di darat maupun di air.

"Karena lebar teluk di sini bisa 5-7 Km, teluk ini merupakan lokasi paling strategis untuk pelabuhan di seluruh Kalimantan," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Kawal Ibu Kota Negara, Kementerian PUPR Gelar Rakor Dengan Kejaksaan RI
Summarecon Lirik Peluang Bisnis Properti di Ibu Kota Baru
Kementerian Perhubungan Bakal Bangun Pelabuhan di Ibu Kota Baru
Sayembara Desain Ibu Kota Negara Berhadiah Utama Rp2 Miliar
Tahap Awal, Inti Ibu Kota Negara Dibangun di Atas Lahan 6.000 Hektare

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini