IAEI Diminta Manfaatkan G20 Tawarkan Ekonomi Syariah Jadi Solusi Pemulihan Global

Jumat, 10 Juni 2022 16:45 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
IAEI Diminta Manfaatkan G20 Tawarkan Ekonomi Syariah Jadi Solusi Pemulihan Global Wapres Maruf Amin. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengharapkan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dapat memanfaatkan Presidensi G20 Indonesia untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi bagi pemulihan ekonomi global yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebab, tantangan dalam upaya pemulihan ekonomi global akibat pandemi Covid-19 menjadi semakin berat karena terus dibayangi berbagai kejadian luar biasa, seperti krisis iklim dan peperangan.

"Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, kita tunjukkan bahwa ekonomi Islam adalah sebuah solusi bagi pemulihan ekonomi global yang berkeadilan, yang dapat menyentuh semua lapisan masyarakat," tegas Wapres saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Kerja IAEI, di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (10/6).

Permintaan Ma'ruf tersebut juga dilatarbelakangi fakta bahwa sejauh ini sektor ekonomi dan keuangan syariah global terus mengalami pertumbuhan positif. "Pada 2021 umat muslim mengeluarkan USD 2 triliun untuk sektor makanan, farmasi, dan gaya hidup lain berprinsip syariah," ungkapnya.

Adapun nilai tersebut mencerminkan 8,9 persen pertumbuhan dari tahun sebelumnya. Bahkan, menurutnya pada 2022 pengeluaran muslim global diperkirakan tumbuh sebesar 9,1 persen.

"Potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia juga sangat baik. Per Desember 2021 total aset keuangan syariah Indonesia (tidak termasuk saham syariah) mencapai Rp 2.050 triliun. Hal ini tentunya menjadi modal yang sangat baik dalam hal penguatan maupun ketahanan ekonomi dan keuangan Indonesia," paparnya.

Lebih jauh, Ma'ruf juga meminta agar IAEI terus mencetuskan berbagai inovasi baru untuk menguatkan peran lembaga keuangan syariah sebagai garda depan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. "Saya juga meminta IAEI semakin memperkuat sinergi antar ahli ekonomi Islam dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dan global, maupun perwujudan cita-cita Indonesia menjadi pusat produsen halal terkemuka dunia," ucapnya.

Terakhir, Ma'ruf mengharapkan acara halal bihalal IAEI kali ini akan semakin mempererat tali silaturahim, sekaligus mendorong terciptanya sinergi yang lebih luas lagi di antara seluruh anggota IAEI.

"Saya juga berharap IAEI terus memberikan kontribusi pemikiran strategis dan implementatif untuk kemajuan ekonomi dan keuangan syariah, yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat, serta menjadi kontribusi Indonesia di tataran global," pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Menteri Sri Mulyani: Wakaf Uang Pegawai BUMN dan Perguruan Tinggi Capai Rp85,4 M
Aceh Provinsi Pertama Terapkan Layanan BPJS Ketenagakerjaan Syariah
Maruf Amin Minta Utamakan Produk Dalam Negeri dalam Pengembangan Ekonomi Syariah
Maruf Amin: Tinggal 2 Tahun untuk Wujudkan Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Dunia
RI Bisa Ambil Peluang Ekspor Produk Pangan Halal Meski Ada Krisis

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini