Hobi pamer Menteri Susi saat sukses hancurkan perikanan negara lain

Kamis, 12 Maret 2015 06:06 Reporter : Wisnoe Moerti
Hobi pamer Menteri Susi saat sukses hancurkan perikanan negara lain Menteri Susi audit kapal eks asing. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pamer keberhasilan menjadi salah satu kebiasaan Susi Pudjiastuti setelah kurang lebih lima bulan duduk di kursi Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja Jokowi-JK. Semua berawal dari 'kebencian' Susi melihat aksi kapal asing yang beroperasi secara ilegal di perairan Indonesia.

Kapal-kapal milik negara tetangga leluasa menjelajahi dan mengeruk kekayaan laut alam Indonesia. Susi menggambarkan kondisi ini sebagai 'terjajahnya' laut Indonesia oleh negara lain. Karena itu Menteri Susi rajin mengeluarkan kebijakan-kebijakan dengan dasar menjaga keberlangsungan kekayaan laut Indonesia dari aksi nakal nelayan asing.

Moratorium izin kapal asing yang diikuti penenggelaman kapal asing pencuri ikan, diakui membuat negara lain ketar ketir. Kebijakan ini bukan hanya untuk menutup ruang gerak aksi pencurian ikan saja, tapi juga disebut sebagai upaya menyelamatkan nelayan lokal dan industri perikanan nasional. Selama ini, maraknya aksi pencurian membuat pasokan ikan dalam negeri minim sehingga harganya mahal.

Dengan menjaga laut dari aksi pencurian ikan, otomatis membuat harga ikan di dalam negeri jadi lebih murah. Setidaknya, itulah laporan positif dari nelayan yang berada di Medan dan Balikpapan kepada Menteri Susi.

"Sudah dapat laporan dari Medan, Balikpapan, terima kasih Bu Susi, harga ikan tenggiri murah. Biasanya kita enggak kebeli makan tenggiri karena mahal sekali," ungkapnya.

"Biasanya ikan tenggiri jauh lebih mahal dari mujair. Nah sekarang masyarakat bisa beli," tutupnya.

Dia juga mendapat laporan mengenai dampak kebijakannya terhadap kondisi perikanan negara lain. Susi sumringah manakala mengetahui kondisi perikanan negara tetangga remuk redam usai Indonesia menindak tegas aksi pencurian ikan. Merdeka.com mencatat saat-saat Menteri Susi pamer keberhasilan menghancurkan industri perikanan negara lain. Berikut paparannya.

1 dari 4 halaman

Pasar ikan dunia kosong

pasar ikan aceh. merdeka.com/arie basuki

Menteri Susi membanggakan kebijakannya yang sukses membuat negara lain ketar ketir. Tindakan tegas atas pencuri ikan di Indonesia dinilai berimbas pada pasokan ikan dunia dan negara lain.

"Kita saat ini telah membuat kosongnya pasar dunia karena terhentinya pasokan ikan dari kita," kata Susi di Jakarta, Rabu (11/3).

Susi kembali menegaskan, keberhasilan itu karena pemerintah berjalan pada jalur yang tepat dalam koridor penegakan kedaulatan Indonesia. "Kedaulatan yang kita tegakkan, dengan mengusir ribuan kapal asing ilegal," tegasnya.

2 dari 4 halaman

Indonesia hancurkan industri perikanan luar negeri

pasar ikan aceh. merdeka.com/arie basuki

Susi Pudjiastuti kembali membangga-banggakan kinerjanya selama lebih kurang tiga bulan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Kebijakan Susi memburu dan menenggelamkan kapal asing diklaim 'sukses' membuat hancur industri perikanan Thailand.

Dia menyebut, selama ini 70 persen ikan di industri Thailand merupakan ikan asal Indonesia. Tidak hanya Thailand, industri perikanan Malaysia dan Vietnam juga ikut merasakan dampak kebijakan menekan aksi pencurian ikan.

"Sekarang kita telah menghancurkan industri perikanan di luar negeri, tetangga kita itu," ucap Susi di KKP, Jakarta, Senin (5/1).

3 dari 4 halaman

Tak perlu sedih, negara mereka hancur

kapal asing ditenggelamkan. ©handout/puspen tni

Menteri Susi menuding industri perikanan di Thailand, Malaysia dan Vietnam lebih dulu menghancurkan Indonesia dengan aksi pencurian ikan.

Banyaknya ikan hasil curian yang diekspor secara diam-diam membuat industri cold storage dalam negeri gulung tikar.

"Kita tidak perlu sedih, negara mereka hancur kenapa kita sedih. Kita sudah hancur duluan. Industri cold storage kita sudah hancur duluan," katanya.

4 dari 4 halaman

Harga ikan negara tetangga melonjak

Industri pengelolaan ikan. ©shutterstock.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut kebijakan moratorium izin kapal asing baru yang diberlakukan telah memberikan dampak positif bagi Indonesia. Salah satunya adalah menipisnya pasokan ikan di negara tetangga, seperti Hongkong dan Singapura.

"Saya dengar laporannya seperti itu (pasokan ikan di Singapura dan Hongkong menurun)," ucap Susi usai penandatanganan MOU di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/12).

Dengan berkurangnya pasokan ikan di luar negeri, maka harga ikan akan semakin tinggi. "Saya dapat laporannya belum mendetil mereka (negara tetangga) penurunannya pasokan ikannya berapa banyak. Tapi saya dengar harga ikan mulai meninggi di wilayah negara tetangga kita," bebernya.

"Karena dari Malaysia tidak ada pasok, dari beberapa kapal juga tidak lagi memasok," tuturnya. [noe]

Baca juga:
Menteri Susi ungkap liciknya kapal Thailand kelabui aturan Indonesia
Menteri Susi sebut laut Indonesia masih 'dijajah' negara tetangga
Rakyat dibebani pajak, perusahaan pelayaran asing justru kebal
Kapal asing penerobos laut eksklusif Indonesia ternyata milik Ahok
Menteri Susi pergoki kapal asing masuk perairan eksklusif Indonesia
Menteri Susi sebut seluruh kapal eks asing di Indonesia ilegal

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini