Hindari persaingan tidak sehat, Mendag janji buat aturan bisnis online

Rabu, 11 Oktober 2017 14:29 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Hindari persaingan tidak sehat, Mendag janji buat aturan bisnis online Mendag Enggartiasto Lukita. Hana©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita juga memberikan pandangannya terkait pertumbuhan bisnis online yang terus meningkat. Menurutnya, bisnis online merupakan sebuah kondisi yang harus diterima sebagai bagian dari perkembangan zaman.

Dia pun mengakui terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat dari konvensional ke online. Ini yang kemudian memunculkan persepsi negatif, bahwa adanya persaingan tidak sehat antara bisnis online dan konvensional.

"Hanya saja memang tidak bisa dipungkiri bahwa peningkatan online itu meningkat dan disebut sebagai terjadi persaingan tidak sehat antara online dan offline, karena mereka tidak terjangkau pajak, dan tidak sewa tempat," ungkapnya di ICE, BSD City, Tanggerang Selatan, Rabu (11/10).

Untuk itu, diperlukan pengaturan dari Pemerintah agar jangan sampai perubahan yang terjadi dalam pola bisnis maupun pola konsumsi kemudian berdampak fatal bagi salah satu jenis usaha. "Maka mereka yang offline yang ada di pusat pertokoan atau tenant mix harus mendapatkan perhatian," katanya.

Dalam proses penyusunan peraturan tersebut, kata Enggar, Pemerintah tentu akan berhati-hati dan mendengarkan suara dari semua pihak agar peraturan yang dihasilkan tidak justru melesukan iklim bisnis yang sedang tumbuh.

"Tapi tentu tidak bisa kenakan pajak berlebihan (pada bisnis online) sehingga menghambat investasi. Keseimbangan ini yang sedang dirumuskan. Kita pasti akan libatkan dunia usaha, karena kita percaya dunia usaha lebih tau apa yang dialaminya. Semuanya mereka tergabung dalam Kadin, dan mereka akan beri masukan untuk menyusun kebijakan itu," tandas Enggar.

[sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini