Hengkangnya Panasonic & Toshiba ikut perburuk industri otomotif

Kamis, 4 Februari 2016 14:22 Reporter : Novita Intan Sari
Hengkangnya Panasonic & Toshiba ikut perburuk industri otomotif CEO Toshiba Hisao Tanaka. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Iklim investasi yang tak kunjung membaik membuat investor cukup kelimpungan mengembangkan bisnis di Indonesia. Efeknya, ribuan buruh di sektor industri padat modal akan mulai mengalami Pemutusan Hubungan kerja (PHK).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan penutupan pabrik dua perusahaan elektronik raksasa asal Jepang, Panasonic dan Toshiba ini juga berdampak pada industri otomotif.

"Potensi PHK akan terjadi di industri komponen otomotif dan sepeda motor, mobil. Yang di PHK bukan karyawan tetap tapi karyawan kontrak, dan nanti jumlahnya puluhan ribu (yang di PHK)," ujar dia di Jakarta, Kamis (4/2).

Menurut dia, puluhan perusahaan yang bergerak dalam industri motor dan mobil juga ikut mem-PHK karyawannya seperti Yamaha, Astra Honda Motor, dan Hino.

Untuk itu, buruh akan melakukan aksi turun ke jalan pada 6 Februari 2016. Sekitar 20.000 buruh akan ikut dalam aksi tersebut.

Tidak hanya di Jakarta, aksi serempak puluhan ribu buruh juga akan dilakukan di Surabaya, Batam, Bandung, Medan, Aceh dan Makassar. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini