Hengkangnya Panasonic & Toshiba bukti iklim investasi RI terguncang

Jumat, 5 Februari 2016 13:31 Reporter : Hana Adi Perdana
Hengkangnya Panasonic & Toshiba bukti iklim investasi RI terguncang CEO Toshiba Hisao Tanaka. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Hengkangnya perusahaan-perusahaan raksasa dari Indonesia membuat kekhawatiran bagi para investor. Banyak pihak yang menilai akan masa depan iklim investasi di Indonesia kurang cerah.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menilai iklim investasi yang tak kondusif disebabkan karena infrastruktur di Indonesia yang tak kunjung membaik.

"Misalnya kita sangat mahal logistik jadi sementara banyak perbandingan kalau mereka berinvestasi di kawasan Asia, di Malaysia, Vietnam, Thailand, ini kan mereka punya kawasan industri yang punya daya saing, infrastrukturnya bagus, logistiknya murah karena mereka terhubung dengan transportasi laut," ujar Enny saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (5/2).

Selain itu, kata Enny, berlakunya pasar bebas ASEAN atau MEA membuat perusahaan-perusahaan tersebut menjadi pertimbangan mereka untuk melakukan efisiensi melalui relokasi. Dia menyebut potensi tersebut akan bisa berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

"Sementara pasarnya tetap masuk ke Indonesia karena dengan adanya MEA kan sudah tidak ada bea masuk dan bea keluar lagi. Justru ini yang menjadi potensi PHK yang harus antisipasi. Kalau kita terus menerus mengalami masalah perburuhan lalu kita terlambat merespon atas kebutuhan infrastruktur mereka, bisa jadi mereka merelokasikan usahanya ke tempat yang lebih menjanjikan," pungkas dia. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini