Hatta Rajasa: Jero Wacik akan umumkan kenaikan harga BBM

Jumat, 21 Juni 2013 12:15 Reporter : Saugy Riyandi
Hatta Rajasa: Jero Wacik akan umumkan kenaikan harga BBM Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri ESDM Jero Wacik. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melanjutkan tradisinya untuk tidak berdiri di garda terdepan kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). SBY dipastikan tidak akan mengumumkan kenaikan harga BBM yang rencananya akan dilakukan malam ini, Jumat (21/6).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa membenarkan bahwa Menteri ESDM Jero Wacik diberi mandat untuk mengumumkan kebijakan kenaikan harga BBM subsidi. Dalam Peraturan yang ditandatangani Presiden, dijelaskan alasan kenapa kenaikan harga BBM diumumkan oleh menteri ESDM.

"Perpresnya mengatakan itu diputuskan dalam rapat kabinet dan diumumkan oleh menteri ESDM karena tarifnya itu ditetapkan oleh menteri ESDM melalui Permen," ujar dia yang ditemui dalam Rapat Koordinasi KTT APEC 2013 di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/6).

Hatta menegaskan, dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi maka Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) akan segera dicairkan. "Begitu BBM naik, BLSM harus jalan," tegas dia.

Menurut Hatta, pemberian BLSM tersebut akan menolong daya beli masyarakat miskin karena adanya inflasi yang ditimbulkan akibat kenaikan harga BBM tersebut. "Adanya keep buying strategy ini membuat ekonomi bergerak. Dan menjaga agar masyarakat setengah miskin tidak jatuh miskin. Itulah pentingnya BLSM ini," katanya.

Sekadar diketahui, di Indonesia, masyarakat mengenal tradisi menarik terkait pengumuman kenaikan harga BBM oleh pemimpin tertinggi negara. Sejak zaman Soekarno, tidak ada pengumuman soal BBM dilakukan langsung oleh presiden. Pejabat paling tinggi yang mengumumkan langsung kebijakan tak populer itu, dalam sejarah republik ini tercatat hanyalah wakil presiden. Sisanya menteri-menteri terkait bidang perekonomian.

Namun, ada beberapa perbedaan pola kenaikan harga antara era Orde Lama, Orde Baru, sampai era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dari tiga kali kebijakan kenaikan harga BBM pada era SBY, tidak pernah sekali pun presiden sendiri yang mengumumkan kebijakan itu, termasuk kenaikan BBM yang akan berlangsung dalam hitungan jam mendatang. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. BBM Naik
  2. Jero Wacik
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini