Hasil Pemanfaatan Dana Otsus Papua dan Papua Barat Sektor Pendidikan Belum Memuaskan

Selasa, 26 Januari 2021 14:33 Reporter : Anisyah Al Faqir
Hasil Pemanfaatan Dana Otsus Papua dan Papua Barat Sektor Pendidikan Belum Memuaskan Kemiskinan Timor Leste. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Selama 20 tahun terakhir, pemerintah telah mentransfer Rp138,65 triliun dana otonomi khusus (otsus) untuk Provinsi Papua dan Papua Barat. Dana Otsus tersebut digelontorkan pemerintah dengan tujuan mencapai kesejahteraan masyarakat di Papua dan mengejar ketertinggalannya dari daerah lain di Indonesia.

Sayangnya, pelaksanaan dana otsus sejak 2002 tersebut belum banyak menghasilkan pencapaian yang signifikan. Tercermin dari evaluasi penggunaan dana otsus dalam kesenjangan pendidikan.

Tingkat buta huruf dan partisipasi murid usia anak sekolah yang bersekolah selama 10 tahun pertama pelaksanaan dana otsus memang mengalami perbaikan. Namun, tetap ada kesenjangan yang tinggi.

"Tingkat buta huruf pada tahun 2011, 36 persen di Papua dan Papua Barat dari rata-rata nasional 87 persen," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam Rapat Kerja Komite I DPD RI secara virtual, Jakarta, Selasa (26/1).

Sementara itu, hingga 2020, tingkat angka buta huruf mengalami perbaikan dan menyisakan 21 persen saja. Padahal, menurut Menteri Sri Mulyani, penurunan tingkat buta huruf harus lebih tajam dalam 9 tahun terakhir.

"Sekarang menurun di angka 21 persen, harusnya ini sudut penurunannya tajam," kata dia.

Menteri Sri Mulyani mengatakan penggunaan dana otsus pada 2019 di Papua untuk sektor pendidikan sebesar 25,3 persen dari dana otsus yang diterima sebesar Rp8,67 triliun. Sedangkan, di Papua Barat sebesar 27,1 persen dari anggaran otsus sebesar Rp3,9 triliun.

"Belanja otsus belum optimal untuk pendidikan," kata dia.

Baca Selanjutnya: APBD dan Belanja K/L Turut...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini