Harta Turun Rp53,4 Triliun, Bos Samsung Tetap Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Minggu, 14 Juli 2019 07:00 Reporter : Merdeka
Harta Turun Rp53,4 Triliun, Bos Samsung Tetap Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Bos Samsung Group, Lee Kun Hee kembali menjadi orang terkaya di Korea Selatan (Korsel). Tetapi, kekayaan miliuner berusia 77 tahun itu menurun hingga USD3,8 miliar atau Rp53,4 triliun (USD1 = Rp14.067).

Berdasarkan daftar Forbes, Lee Kun Hee kini memiliki harta USD16,8 miliar (Rp236 triliun). Sementara ketika menjadi orang terkaya tahun lalu ia memiliki USD20,6 miliar.

Penerus Lee Kun Hee, yakni Jay Y. Lee (Lee Jae Yong), juga mengalami penurunan kekayaan sampai USD1,8 miliar (Rp25,3 triliun). Kini, kekayaannya sebesar USD3,5 miliar (Rp49,2 triliun) dan orang terkaya nomor empat di Korsel.

Hal serupa ini tak hanya terjadi pada Samsung. Miliuner Seo Jung Jin tahun lalu memiliki USD11 miliar, kini kekayaannya berkurang sepertiga menjadi USD7,4 miliar (Rp104 triliun).

Penurunan kekayaan ini sedang terjadi di Korsel akibat efek dari perang dagang. Korsel merupakan negara yang bergantung pada perdagangan, dan kondisi global membuat bisnis melemah.

Secara keseluruhan, kekayaan 50 orang terkaya Korsel adalah USD110 miliar (Rp1.547 triliun). Jumlah itu turun 12 persen dari tahun lalu yakni USD132 miliar.

Sebelumnya, Capgemini merilis World Wealth Report 2019 yang menyajikan data kekayaan di dunia. Laporan itu turut melaporkan negara-negara yang menjadi rumah bagi para orang terkaya di dunia.

Empat negara yakni Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman, dan China menjadi negara yang paling banyak mencetak para orang terkaya di dunia. Pada tahun ini, AS memiliki 5,3 juta orang terkaya.

Empat negara itu mewakili lebih dari setengah populasi orang kaya di seluruh dunia, yakni 61,2 persen. Para orang kaya itu disebut High-net-worth-individual (HNWI) atau individual dengan kekayaan tinggi.

Dalam laporan ini, para orang terkaya dibagi menjadi tiga klasifikasi, yakni:

(kurs USD1 = Rp14.116)

1. Ultra-HNWI dengan kekayaan di atas USD30 juta (Rp423 miliar)

2. Mid-Tier Millionaires dengan kekayaan antara USD5 juta - USD30 juta (Rp70,5 miliar - Rp423 miliar)

3. Millionaires Next Door dengan kekayaan USD1 juta - USD5 juta (Rp14,1 miliar - Rp70,5 miliar)

Yang dihitung adalah harta yang bisa diinvestasikan (investable asset) seperti seperti uang, tabungan, dan saham.

Selengkapnya, berikut 10 negara yang menghasilkan orang terkaya di dunia berdasarkan data World Wealth Report 2019:

Berikut 10 negara dengan jumlah orang terkaya paling banyak.

1. AS: 5,3 juta orang

2. Jepang: 3,1 juta orang

3. Jerman: 1,3 juta orang

4. China: 1,1 juta orang

5. Prancis: 635 ribu orang

6. Britania Raya: 556 ribu orang

7. Swiss: 384 ribu orang

8: Kanada: 362 ribu orang

9: Italia: 275 ribu orang

10. Australia: 266 ribu orang

AS mendapat posisi pertama yang menjadi negara asal para orang kaya. Posisi Jepang di peringkat dua juga menarik disorot.

Jumlah orang terkaya di Negeri Sakura melewati jumlah para orang terkaya di Negeri Tirai Bambu meski populasi China lebih banyak, yakni 1,3 miliar orang.

Peringkat Jerman juga masih di atas China meski populasi di negara Eropa itu jauh lebih sedikit, yaitu sekitar 82 juta orang. India yang juga memiliki populasi 1,3 miliar orang bahkan tidak masuk 10 besar. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Orang Terkaya
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini