Harga Properti di Hong Kong Terjun Bebas Akibat Demo Berkepanjangan

Kamis, 12 September 2019 07:00 Reporter : Merdeka
Harga Properti di Hong Kong Terjun Bebas Akibat Demo Berkepanjangan Demo Hong Kong. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Sektor properti Hong Kong terkena imbas demo pro-demokrasi yang berkelanjutan. Demo berkepanjangan membuat harga properti anjlok. Harga properti di daerah yang banyak demo terpantau merosot sejak Juni kemarin.

Mengutip South China Morning Post, wilayah dekat stasiun subway Olympic di bagian barat distrik Mong Kok terkena dampak anjlok terparah karena dekat lokasi demo. Data Ricacorp Properties menyebut harga pada 50 lokasi housing estates di Hong Kong jatuh 8 sampai 10 persen di bulan Agustus.

Harga flat di Central Park bahkan anjlok 24,3 persen antara bulan Juni dan Juli. Sementara, harga di Island Harbourview jatuh 11,9 persen.

"Selama pergerakan ini masih ada, berarti masih ada risiko. Mong Kok dan Prince Edward dianggap lebih berbahaya. Distrik-distrik yang lebih damai dan tidak terlalu dirugikan pendemo tentunya lebih populer di kalangan pembeli," ujar Derek Chan, kepala penelitian Ricacorp.

Tak hanya properti, sektor pariwisata Hong Kong juga tersengat demo. Kedatangan turis bahkan turun 40 persen pada Agustus kemarin dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut adalah penurunan bulanan yang paling parah sejak tahun 2003. Ketika itu Hong Kong sedang terjangkit wabah SARS. Shanghaiist melaporkan Disneyland Hong Kong menjadi seperti 'kota hantu' karena sepi pengunjung.

Protes pro-demokrasi Hong Kong berlanjut pada minggu ke empat belas dan para taipan properti sudah memohon agar demo berhenti. Belum ada tanda meredanya protes ini dan kini murid sekolah pun sampai ikut melakukan aksi dengan cara keluar kelas. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini