Harga Produk Perikanan Anjlok 50 Persen Bikin Pendapatan Nelayan Turun

Kamis, 28 Mei 2020 17:19 Reporter : Siti Nur Azzura
Harga Produk Perikanan Anjlok 50 Persen Bikin Pendapatan Nelayan Turun kapal nelayan. ©2012 Merdeka.com/aris andrianto

Merdeka.com - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mencatat, harga produk perikanan anjlok hingga 50 persen di sejumlah pelabuhan perikanan nasional akibat terdampak virus corona.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Kemaritiman dan Investasi Safri Burhanuddin mengatakan, karena harga ikan yang anjlok, maka pendapatan nelayan yang bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp5 juta sekali melaut, juga anjlok menjadi hanya Rp1 juta hingga Rp1,5 juta saja.

"Ini masalah besar bagi nelayan karena harganya anjlok sampai 50 persen," kata Safri dalam webinar tentang ekonomi biru di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (28/5).

Dia menjelaskan, harga ikan yang turun itu disebabkan karena kebijakan PSBB yang berdampak langsung ke usaha restoran. Padahal sektor tersebut menjadi salah satu tujuan pasokan perikanan. Dengan kondisi tersebut, produksi perikanan pun mau tidak mau mengalami penurunan, khususnya dari periode Maret ke Juni 2020.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, terjadi tren penurunan hasil perikanan tangkap pada Maret hingga Juni 2020 sebesar 8,10 persen. Hal itu, justru berbanding terbalik dengan kondisi di periode yang sama pada 2018 dan 2019 yang meningkat.

Demikian pula harga produk perikanan tangkap mengalami penurunan 8 persen dari Rp1,35 triliun pada Maret 2020 menjadi Rp1,25 triliun pada Juni 2020.

Safri menuturkan, dari sisi ekspor, pandemi juga menyebabkan penurunan ekspor termasuk untuk komoditas kepiting, udang dan lobster. Pasalnya, masalah terbatasnya transportasi hingga matinya sektor pariwisata membuat ekspor terhambat dan tidak terserap.

"Maka kami juga berupaya untuk melakukan penyeimbangan dengan meningkatkan kebutuhan atau serapan dalam negeri," katanya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini