Harga Minyak RI Belum Capai USD 70 per Barel

Selasa, 19 Maret 2019 16:08 Reporter : Merdeka
Harga Minyak RI Belum Capai USD 70 per Barel Ignasius Jonan. Fikri Faqih©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, perolehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PBNB) dari sektor minyak dan gas bumi 2019 sebesar Rp 168 triliun akan menantang. Sebab, harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) masih belum mencapai USD 70 per barel.

Dia mencatat, dari Januari dan Februari 2019 rata-rata realisasi ICP sekitar USD 58 per barel. Sementara dalam APBN 2019, ICP ditetapkan USD 70 per barel.

"Target Rp 168 triliun dari sektor Migas semata asumsi ICP USD 70 dolar per barel Itu jadi tantangan sendiri," kata Jonan, saat rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR Jakarta, Selasa (19/3).

Menurut Jonan, sampai saat ini belum ada rencana penyusunan APBN Perubahan, untuk merevisi acuan ICP USD 70 dengan menyesuaikan realisasi saat ini. "Belum ada pertemuan di kabinet untuk ada APBNP atau tidak. Karena Januari Februari ICP USD 70 tidak tercapai," tuturnya.

Jonan mengungkapkan, dari 2015 sampai 2019 realisasi PNBP dari sektor migas mengalami fluktuasi, semat tidak mencapai target pada 2016 sebesar Rp 68,69 triliun dengan realisasi Rp 48,60 triliun, sedangkan 2018 realisasi PNBP sektor migas sebesar Rp 150,33 triliun sedangkan targetnya Rp 86,46 triliun.

"Itu 2018 mengalami kenaikan besar kalu migas satuanya acuan besar kenaikan harga minyak dunia kalau turun tidak mencapai target," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini