Harga Minyak Internasional Jatuh Usai Kekhawatiran Gelombang Kedua Corona di Dunia

Sabtu, 17 Oktober 2020 19:30 Reporter : Merdeka
Harga Minyak Internasional Jatuh Usai Kekhawatiran Gelombang Kedua Corona di Dunia Index Minyak. AFP, merdeka.com/Djoko

Merdeka.com - Harga minyak dunia turun pada perdagangan Jumat lalu. Harga minyak turun di tengah kekhawatiran meningkatnya kasus pandemi Covid-19 di Amerika dan Eropa. OPEC +, kelompok Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutunya termasuk Rusia, khawatir gelombang kedua pandemi yang berkepanjangan dan lonjakan produksi Libya dapat mendorong pasar minyak menjadi surplus tahun depan.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (17/10), mentah berjangka Brent turun 23 sen menjadi USD 42,93 per barel, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 8 sen menjadi USD 40,88 per barel.

“Kenyataannya adalah kita sekarang melihat penyebaran pandemi yang cukup aktif di seluruh Eropa dan menyebar lagi di Amerika Utara, dan itu berpotensi akan membebani pemulihan permintaan minyak,” kata Kepala Penelitian Komoditas di National Bank Australia, Lachlan Shaw.

Sementara itu, beberapa negara Eropa menghidupkan kembali jam malam dan penguncian (lockdown) untuk melawan lonjakan kasus virus. Inggris memberlakukan pembatasan Covid-19 yang lebih ketat di London.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini