Harga Emas Jatuh Akibat Aksi Jual Para Investor

Jumat, 31 Juli 2020 12:28 Reporter : Siti Nur Azzura
Harga Emas Jatuh Akibat Aksi Jual Para Investor Emas Antam. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mengambil posisi jual untuk mengambil keuntungan setelah kenaikan sembilan sesi berturut-turut. Meski demikian, harga emas tetap diramalkan mengalami kenaikan dengan harga melayang di dekat rekor tertinggi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun USD 11,1 atau 0,57 persen, menjadi ditutup pada USD 1.942,30 per ounce pada Kamis (30/7). Emas berjangka naik USD 8,8 atau 0,45 persen menjadi USD 1.953,40 pada Rabu (29/7).

"Kami telah melihat penyesuaian posisi emas telah mulai menggembung tidak hanya dari sisi institusionil, tetapi baru-baru ini kami benar-benar melihat lonjakan arus ritel. Semua ini menunjukkan bahwa ini mungkin sama baiknya dengan yang akan didapat untuk emas untuk saat ini," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, dikutip Antara, Jumat (31/7).

Emas diperdagangkan mendekati rekor tertinggi Selasa (28/7) pada USD1.980,57 per ounce di sesi terakhir setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah, sementara berjanji untuk menggunakan berbagai alat selama diperlukan untuk pulih dari pandemi. Logam non-imbal hasil, yang diuntungkan dari suku bunga rendah, naik lebih dari 28 persen sepanjang tahun ini, didukung oleh permintaan investasi yang kuat.

"Dalam jangka pendek, pasar bisa dianggap sudah overbought dan karenanya terjadi koreksi," kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Dia menambahkan emas saat ini sedang mengalami aksi ambil untung oleh pedagang jangka pendek. Pada basis jangka panjang dan menengah, pasar cenderung lebih tinggi dan masih dalam posisi naik, Wyckoff menambahkan.

Baca Selanjutnya: Departemen Perdagangan AS pada Kamis...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Harga Emas
  3. Emas
  4. Investasi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini