Harga beras meroket, Maret tercatat inflasi 0,17 persen

Rabu, 1 April 2015 11:31 Reporter : Saugy Riyandi
Harga beras meroket, Maret tercatat inflasi 0,17 persen BPS. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pada Maret terjadi inflasi 0,17 persen. Ini inflasi pertama tahun ini setelah dua bulan sebelumnya tercatat deflasi.

Dengan demikian, sepanjang tahun ini (year-to-date) masih mencatat deflasi 0,44 persen. Sementara inflasi tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 6,38 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan inflasi Maret terjadi disebabkan oleh penaikan harga beras. Meskipun, secara keseluruhan, kelompok bahan makanan masih mencatat deflasi 0,73 persen

"cabe merah dan cabe rawit turun. Tetapi berasnya naik," kata Suryamin saat konferensi pers, Jakarta, Rabu (1/4). "Inflasi inti 0,29 persen dan 5,04 persen (yoy)."

Dari 82 kota yang dipantau, sebanyak 54 kota alami inflasi dan sisanya deflasi.

Manokwari mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,84 persen. Sementara inflasi terendah, 0,01 persen, tercatat di Padang dan Cilacap.

Sebaliknya, deflasi tertinggi dialami Tanjung Pandang sebesar 1,97 persen. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. Inflasi
  2. Harga Beras Naik
  3. BPS
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini