Harga Apartemen di Australia Diprediksi Meroket 3 Kali Lipat dalam 25 Tahun

Selasa, 23 April 2019 11:36 Reporter : Idris Rusadi Putra
Harga Apartemen di Australia Diprediksi Meroket 3 Kali Lipat dalam 25 Tahun Infinity by Crown Group. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembang properti terkemuka Australia, Crown Group mendorong pembeli untuk mulai berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang – dan berpotensi melipatgandakan kekayaan mereka dalam 25 tahun.

CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan bahwa properti adalah permainan jangka panjang, bukan permainan jangka pendek

Laporan 25 years of Housing Trends yang dibuat oleh CoreLogic pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sejak tahun 1993 nilai hunian di seluruh Australia telah meningkat secara rata-rata sebesar 5,9 persen per tahun, dengan persentase total pertumbuhan mencapai 316 persen, dari Rp 1,2 miliar menjadi Rp 5,1 miliar. Pada tahun 2043, harga rata-rata unit apartemen di Sydney diperkirakan mencapai Rp 34,7 miliar.

"Teori dasar dalam permainan properti, Anda tidak menunggu dan membeli tetapi Anda membeli dan menunggu," katanya.

Menurutnya, nilai properti selama dua dekade terakhir telah membuktikan diri sebagai investasi yang solid, bahwa cara untuk berinvestasi properti adalah dengan membeli dan menunggu, dan bermain melawan waktu.

"Kami telah melihat contoh di suatu daerah di Sydney di mana sebuah rumah yang dulunya senilai Rp 1 miliar pada tahun 1985, sekarang bernilai Rp 20 miliar, artinya terjadi pertumbuhan nilai sebesar 2000 persen dalam 34 tahun atau rata-rata 58 persen per tahun.

Iwan menyarankan agar pemain properti membeli aset, jangan pernah menjualnya, dan nikmati pertumbuhan capital gain untuk membangun kekayaan atau ekuitas. Hari ini, kata Iwan hampir tidak dapat dibayangkan harga rata-rata apartemen di Sydney akan naik tiga kali lipat dalam beberapa dekade, dan juga, 25 tahun yang lalu, orang-orang tidak pernah membayangkan harga satuan rata-rata akan menjadi Rp 7,5 miliar pada hari ini.

Iwan Sunito mengatakan bahwa tren peningkatan untuk tinggal di apartemen selama dua dekade terakhir juga menjadi pertanda baik untuk harga satuan dalam jangka panjang, karena lebih banyak pembeli memilih tinggal apartemen dibandingkan rumah tapak karena harga yang lebih rendah dan lokasi yang lebih nyaman.

"Saat ini, orang Australia suka tinggal di apartemen, hanya karena mereka dapat menikmati gaya hidup mewah yang dekat dengan pusat kota dan sekolah berkualitas, dengan keamanan yang baik dan fasilitas gaya hidup seperti kolam renang dan pusat kebugaran tanpa harus kerepotan dengan masalah pemeliharaan dan berkebun," katanya.

Crown Group memiliki proyek hunian apartemen di enam lokasi di Sydney, Brisbane dan Melbourne serta Amerika Serikat dan Indonesia. Empat proyek hunian utama saat ini sedang dibangun di Sydney. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Apartemen
  2. Properti
  3. Australia
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini