Hapus raskin, pengangguran bisa bertambah 700.000 orang

Selasa, 3 Maret 2015 15:30 Reporter : Saugy Riyandi
Hapus raskin, pengangguran bisa bertambah 700.000 orang Beras Raskin. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK berencana menghapus program beras miskin (raskin). Program ini disebut-sebut bakal diganti dengan pemberian uang tunai melalui sistem uang elektronik atau e-money.

Jika direalisasikan, ratusan ribu orang berpotensi kehilangan pekerjaan. Terutama mereka yang bekerja di bidang pertanian dan pergudangan.

"Kalau raskin dihapuskan yang akan terjadi adalah kehilangan pekerjaan. Karena ini ada kaitannya dengan orang-orang yang bekerja di sektor pertanian, petani akan banyak yang menganggur, belum lagi pekerja-pekerja yang ada di gudang," ujar Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dalam diskusi di Jakarta, Selasa (3/3).

Jika rencana menghapus raskin dan menggantinya dengan uang elektronik tetap dijalankan, Arif mengingatkan kondisi ini bakal memperburuk tingkat pengangguran di Indonesia.

"Ada sekitar 700.000 orang nanti yang akan menganggur, ini 10 persen sendiri dari angka pengangguran yang ada. Kebijakan ini menarik tapi dampaknya itu sangat luar biasa ke pekerja-pekerja di sektor pertanian dan saya kira ini harus ada antisipasi," kata dia.

Sebelumnya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sempat menuturkan, rencana ini masih dalam kajian. Harus menunggu evaluasi penyaluran raskin di 3 bulan pertama 2015. Pemerintah harus melakukan kajian mendalam bila raskin diubah dari fisik beras menjadi uang tunai dengan sistem e-money.

"Pada dasarnya perlindungan sosial kepada masyarakat tetap akan dijaga oleh negara. Apakah diberikan dalam bentuk beras atau dalam bentuk e-money. Khawatirnya kalau yang terima tidak untuk bahan pokok. Sejauh ini posisinya tetap perlindungan sosial tidak dihilangkan," kata Khofifah. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini