Hampir Sepekan Pertalite 'Menghilang' di Samarinda

Rabu, 30 Oktober 2019 12:31 Reporter : Saud Rosadi
Hampir Sepekan Pertalite 'Menghilang' di Samarinda Antre panjang di SPBU Samarinda. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Hampir sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite langka di kota Samarinda, Kalimantan Timur. Penyebabnya, keterlambatan kapal pengangkut BBM bersandar ke Depot BBM di Dermaga Depot Samarinda.

Pantauan merdeka.com di SPBU 64.75101 di Jalan Ahmad Yani siang ini, Pertalite ludes terjual hanya dalam 5 jam sejak pagi tadi. Pengguna kendaraan, utamanya roda empat mengantre lebih 1 kilometer. Mereka terpaksa mengeluarkan ongkos lebih besar membeli Pertamax. Tidak terkecuali, sopir angkot.

"Saya antre Pertalite di SPBU Jalan Sentosa 1 jam, tapi kehabisan karena antre panjang. Dua jam antre di sini, belum dapat-dapat," kata Ruli Saputra (52), sopir angkot trayek B saat antre di SPBU Jalan Ahmad Yani, ditemui merdeka.com, Rabu (30/10).

Ruli menerangkan, kondisi ini mengganggu pendapatannya sebagai sopir angkot. "Antre malam, antre pagi, sama saja sulit dapat BBM. Setengah hari habis waktu antre minyak saja," ujar Ruli.

Pengawas SPBU 64.75101 Zulkifli (50) mengatakan, SPBU yang dia awasi memang 2 hari ini, diserbu warga lantaran masih memiliki stok BBM. Sementara di SPBU lainnya, kehabisan stok BBM.

"Tadi malam tiba 8 ton Pertalite. Operasi SPBU jam 6.30 pagi tadi, habis kurang lebih 5 jam. Biasanya, cukup seharian sampai tutup operasional SPBU jam 10.30 malam," kata Zukifli.

"Biasanya antrean normal saja. Tapi ini memang cukup panjang. Kami cuma jual Premium, Pertamax dan Dexlite. Premium pun bisa dilihat sendiri (antrean panjang motor)," tambah Zulkifli.

Penelusuran merdeka.com, antrean panjang BBM Pertamax dan Solar, juga terjadi di SPBU Jalan PM Noor dan di SPBU Jalan Ir H Juanda. Sedangkan, SPBU di Jalan AW Syachranie, memasang pemberitahuan BBM Pertalite sedang dalam pengiriman. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. PERTALITE
  2. BBM Subsidi
  3. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini