Hadapi Persaingan, XL Axiata Gencar Bangun Jaringan ke Luar Jawa

Kamis, 5 September 2019 16:32 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Hadapi Persaingan, XL Axiata Gencar Bangun Jaringan ke Luar Jawa Ilustrasi teknisi jaringan internet. ©2014 Merdeka.com/computerservicenow.com

Merdeka.com - Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, persaingan di industri telekomunikasi pada paruh kedua tahun 2019 akan makin ketat. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah jurus.

"Karena kita lihat di pasar beberapa operator sudah meluncurkan program-program. Jadi dari kondisi ini, kompetisi semester II akan lebih ramai sehingga akan memaksa semua, termasuk XL untuk lebih inovatif, lebih kreatif memunculkan produk, solusi yang kena di hati masyarakat," kata Dian di Jakarta, Kamis (5/9).

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembangunan jaringan di luar Jawa untuk memperluas jangkauan dan pangsa pasar XL Axiata. "Kuncinya kita perkuat infrastruktur. Kita tetap strategi bahwa ex-Java harus tetap kita perkuat. Jadi ekspansi di ex-Java akan diteruskan untuk semester II," ungkap dia

Selanjutnya, program fiberisasi jaringan juga dijalankan. Fiberisasi ditujukan meningkatkan costumer experience. "Kemudian experience pelanggan yang lebih menentukan kalau kita mau mem-fiberized satu site atau memindahkan dari micro ad ke fiber itu experience (pelanggan) jauh lebih meningkat. Jadi fiberisasi kita akan teruskan," imbuhnya.

Sementara dari segi komersial, lanjut Dian, strategi dual brand yakni XL dan Axis akan terus dijalankan. Juga diikuti dengan pemanfaatan data analytic untuk customer value management.

"Sisi komersial, kita lihat dual brand stategy kita tetap akan pakai. Karena kita lihat segmentasi itu perlu kemudian kita harus punya senjata yang beda-beda," ujar dia.

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya menyampaikan sepanjang semester satu, pihaknya sudah membangun 19.000 BTS, sebagian besar BTS berada di luar Jawa. Angka ini sudah mencapai 90 persen dari target untuk 2019.

"Kemudian pada akhir 2019 harusnya nanti kita bisa klaim sekitar lebih dari 135.000 BTS, sekarang sudah lebih dari 110.000 kemudian sudah bisa mencapai 95 persen dari population coverage, dan kita hadir di lebih dari 440 kota kabupaten,"jelas Yessie.

Selain itu, XL Axiata juga akan memanfaatkan program Universal Service Obligation (USO) dari BAKTI Kominfo dengan target memasang 250 titik USO site dalam dua tahun, yang akan tersebar di 51 Kota/Kabupaten di NTT, Maluku dan Papua.

Pihaknya, juga berpartisipasi untuk penggunaan Palapa ring Barat dan Tengah. Keberadaan jaringan broadband Palapa Ring yang berfungsi sebagai backbone jaringan, nantinya akan membantu mewujudkan pembangunan BTS USO milik XL. Selain itu, Palapa Ring juga akan dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas jaringan XL.

"Begitu Palapa Ring timur selesai yang diperkirakan bulan ini, kita akan menggunakan submarine cable yang dibangun untuk memperbaiki juga jaringan dan memastikan bahwa tempat-tempat yang kita tuju juga difiberisasi," tandasnya. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. XL Axiata
  2. Internet
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini