Hadapi AEC, SBY ajak ubah cara pandang soal perdagangan bebas

Kamis, 18 April 2013 14:41 Reporter : Yulistyo Pratomo
Hadapi AEC, SBY ajak ubah cara pandang soal perdagangan bebas Presiden SBY-Jepang. @rumgapres/abror rizki

Merdeka.com - Negara-negara Asia Tenggara akan terintegrasi melalui ASEAN Economic Community dua tahun lagi. Terkait itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meyakini, Indonesia harus siap menghadapi perubahan ekonomi besar dalam dua tahun mendatang. Salah satu caranya dengan meningkatkan daya saing di dunia usaha.

"Di sini saya garis bawahi. Mau tidak mau, suka tidak suka, Indonesia harus siap. Mari kita siapkan daya saing agar kita tidak kalah ketika sudah jadi kawasan ekonomi. Termasuk persiapan infrastruktur baik fisik maupun nonfisik," ujar SBY saat memberi sambutan pada acara Indonesian Young Leaders Forum 2013 di Ritz Charlton Hotel Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/4).

Tidak hanya itu, SBY juga menekankan perlunya perubahan mental dan cara pandang dalam menghadapi perdagangan bebas di negara-negara kawasan. Sebab, tak hanya anggota ASEAN, negara maju lain juga ikut serta di dalamnya.

"Jangan kita hanya melihat segala sesuatunya sebagai ancaman, tapi juga lihat sebagai peluang," ucapnya.

tantangan lain yang harus dibenahi adalah birokrasi yang berbelit. SBY meminta masyarakat tidak ragu dan berani bersuara jika ada penyalahgunaan wewenang dalam birokrasi. Caranya, kata SBY, dengan menghukum pelakunya dengan menyebarkan pesan melalui sosial media. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Presiden SBY
  2. ASEAN
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini