Gubernur Jatim nilai SPAM Umbulan bikin harga air jadi murah

Kamis, 21 Juli 2016 16:46 Reporter : Siti Nur Azzura
Gubernur Jatim nilai SPAM Umbulan bikin harga air jadi murah air bersih. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah telah meresmikan pengoperasian proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Jawa Timur setelah direncanakan sejak 43 tahun lalu. Dengan nilai total investasi sebesar Rp 4,51 triliun dan menyerap investasi swasta senilai Rp 2,05 triliun ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air 1,3 juta warga di 3 kabupaten dan 2 kota di provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang telah diberikan pemerintah untuk proyek ini. Sebab, dengan adanya proyek ini, maka harga yang harus dibayarkan oleh warga Jawa Timur untuk membeli air bersih bisa lebih murah.

"Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Karena proyek ini baik untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Kalau tidak ada bantuan dari pemerintah (harga air) bisa mencapai Rp 6.600 per meter kubik. Tapi dengan proyek ini harganya menjadi Rp 2.400 per meter kubik," kata Soekarwo di Jakarta, Kamis (21/7).

Dalam proyek ini, kata dia, pemerintah memberikan dukungan kelayakan sebesar Rp 818 miliar, sedangkan badan Usaha akan bertanggung jawab menyediakan sebagian dana lainnya. Di mana financial close dilakukan selama satu tahun setelah penandatanganan perjanjian (MoU).

"Jadi kekurangan ini dalam bentuk investasinya, di mana 30 persen dari kepemilikan dana sendiri dan 70 persennya dari pinjaman. Yaitu dari Bank BNI dan Bank Mandiri," imbuhnya.

Proyek yang menggunakan skema Built Operate Transfer (BOT) dengan masa konsesi 25 tahun ini, meliputi pekerjaan desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan, pembiayaan sarana pengelolaan dan jaringan transmisi berkapasitas 4.000 liter per detik.

Air dari mata air Umbulan di Kabupaten Pasuruan ini selanjutnya akan diolah dan disalurkan sebagai air minum curah saluran perpipaan transmisi sepanjang kurang lebih 93,7 km dan dapat dinikmati 1,3 juta jiwa masyarakat Jawa Timur. [sau]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini