Grab sediakan pendaftaran online bagi pengemudi Uber

Selasa, 3 April 2018 11:44 Reporter : Siti Nur Azzura
Grab sediakan pendaftaran online bagi pengemudi Uber Driver Uber daftar jadi mitra Go-Jek. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan pihaknya menyediakan pendaftaran online bagi pengemudi UberX yang ingin bergabung ke Grab, sehingga mitra pengemudi tidak perlu datang ke Grab Driver Centre.

"Saat ini kami secara aktif dan cepat sedang bekerja untuk mengintegrasikan semua mitra pengemudi Uber di Indonesia, tentunya tanpa mengkompromikan aspek keamanan, yang merupakan nilai penting Grab," kata Ridzki melalui keterangan resminya, Selasa (3/4).

Proses migrasi mitra Uber ke platform Grab dilakukan berdasarkan standar operasional Grab, di mana para calon mitra Grab harus memenuhi persyaratan. Mulai dari kelengkapan dokumen, seperti SIM dan SKCK yang berlaku hingga pemeriksaan kelayakan kendaraan dan tes keselamatan berkendara (safety riding), baik tertulis maupun praktik, sesuai dengan misi dan komitmen Grab terhadap keselamatan para pengguna termasuk mitra pengemudi maupun penumpang.

Pendaftaran untuk bergabung ke dalam keluarga Grab telah digelar dari tanggal 26 Maret sampai 8 April 2018 di lima titik lokasi, yaitu Cibubur, Jakarta Timur; GOR Bendungan Hilir, Jakarta Pusat; Cikarang, Bekasi; Alam Sutera, Tangerang; dan Srengseng, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, Senin (26/3) pekan lalu, Grab resmi mengakuisisi Uber. Di mana Uber sepakat menjual bisnisnya di kawasan Asia Tenggara kepada Grab. Sejumlah negara di Asia Tenggara yang aset dan operasional Uber akan segera dialihkan ke Grab adalah Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sebagai bagian dari akuisisi, Uber akan memiliki 27,5 persen saham di Grab dan Dara Khosrowshahi selaku CEO Uber akan bergabung dengan dewan direksi Grab.

Hengkangnya Uber dari wilayah Asia Tenggara menandakan layanan ride-sharing tersebut sudah menyerah tiga kali dalam bersaing dengan para kompetitornya. Sebelum menjual layanan operasionalnya di Asia Tenggara ke Grab, Uber juga sempat melakukan hal serupa kepada kompetitornya di Didi Chuxing di Tiongkok dan Yandex di Rusia. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini