Go-Jek Klaim Pengaduan Terkait Pelecehan Seksual Sangat Minim

Jumat, 15 Maret 2019 13:36 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Go-Jek Klaim Pengaduan Terkait Pelecehan Seksual Sangat Minim Chief Corporate Affairs GOJEK Nila Marita. ©2019 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Chief Corporate Affairs GOJEK, Nila Marita mengatakan pihaknya terus mengedepankan aspek safety, baik bagi pengguna (costumer) maupun mitra driver. Bahkan, berdasarkan data yang diterima, pengaduan terkait kasus pelecehan seksual sangat minim.

"Kalau jumlah laporan sangat kecil, 0,001 Persen dari total yang kita terima di channel pengaduan baik dari pelanggan maupun driver," kata dia, di Kantor GOJEK, Jakarta, Jumat (15/3).

Meski demikian, dia menegaskan bahwa angka pengaduan yang kecil tidak membuat pihaknya abai terhadap aspek keselamatan.

"Bukan dari numbers tapi menggalakkan kita bisa mencegah. Kita sebisa mungkin mencegah. Memang tidak bisa 0 persen. Tapi kita mencegah supaya jangan terjadi," tandasnya.

Sebelumnya, Manajemen Go-Life terus meningkatkan keamanan mitranya, terutama layanan Go-Massage dengan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) berupa Anti Sexual Harassment yang berisi paduan terkait upaya antisipatif (pra-kejadian), pada saat kejadian, hingga pada pasca kejadian kepada seluruh mitra.

Head of Go-Life, Dayu Dara menerangkan bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan pihak Kepolisian di berbagai kota untuk memberikan penyuluhan pertahanan diri, serta menyediakan emergency panic button di aplikasi mitra.

"Kami juga senantiasa mengomunikasikan ketentuan penggunaan layanan melalui in-app message kepada para pengguna di halaman pemesanan," terang Dayu dikutip di Jakarta, Jumat (8/3). [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini