Genjot Devisa Pariwisata, AirAsia Lebarkan Sayap ke Timur Indonesia

Selasa, 10 September 2019 08:00 Reporter : Merdeka
Genjot Devisa Pariwisata, AirAsia Lebarkan Sayap ke Timur Indonesia AirAsia. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - AirAsia Indonesia terus melakukan ekspansi rute di wilayah Indonesia. Jika sebelumnya AirAsia Indonesia aktif memperkuat konektivitasnya di rute internasional, saat ini fokus AirAsia Indonesia mengembangkan rute-rute domestik di Tanah Air.

AirAsia telah menambah lima rute baru domestik, yaitu Jakarta-Lombok, Bali-Lombok, Yogyakarta Kulon Progo–Lombok, Bali-Labuan Bajo, dan Surabaya-Kertajati.

"Sebelum ini, kita memang fokus ke rute internasional. Dari 32 rute, yang domestik hanya delapan rute. Kita memang kuat di internasional karena internasional connectivity adalah salah satu strength-nya AirAsia," ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan, pada merdeka.com di Jakarta, Senin (9/9).

"Namun, tahun ini memang kita mencanangkan dua hal, yaitu memperbanyak rute domestik dan fokus untuk membantu pariwisata di Indonesia," tambahnya.

Sejauh ini, AirAsia Indonesia tengah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia untuk menggenjot sektor pariwisata. AirAsia pun terus mendapat dukungan positif dari pihak Kemenpar. Menurut Dendy, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, sangat visioner dalam mengembangkan industri pariwisata di Indonesia.

"Saya melihat bahwa pariwisata ini sudah menjadi penyumbang devisa terbesar negara dan mengalahkan minyak dan gas. Dari dua hal ini, domestik dan mengembangkan industri pariwisata, makanya kita memperbanyak rute-rute yang mengarah ke sana," ucapnya.

Alasan AirAsia membuka hub di Lombok juga didukung beberapa faktor. Pertama, AirAsia diminta oleh Gubernur NTB membantu mengembalikan industri wisata di Lombok yang sepi usai diterpa musibah gempa.

Kedua, AirAsia Indonesia memang memfokuskan rute domestiknya ke wilayah Indonesia Timur. Oleh karenanya, AirAsia Indonesia juga menyediakan rute ke wilayah Sorong, Papua.

"Kalau mau mengarah ke Indonesia Timur, sebenernya saya mau menambah pesawat di Denpasar, tapi Denpasar sudah penuh. Jadi, itu alasan mengapa kita membuka hub di Lombok. Selain membantu wisata dan pemerintah daerah, kita juga ingin nantinya Lombok menjadi hub untuk Indonesia bagian Timur. Sangat memungkinkan dari Lombok terbang ke Ambon atau ke mana," jelasnya.

Dirinya mengatakan, sejauh ini animo penerbangan ke wilayah domestik sangat positif. Salah satunya adalah rute Lombok-Kulon Progo yang memiliki tingkat keterisian sebesar 80 persen.

"Yang kita manfaatkan adalah turis-turis dari Australia yang ke Bali. Mereka mencari alternatif lain, seperti Lombok-Labuan Bajo. Jogja juga banyak turisnya, jadi bisa langsung," jawabnya.

Penerbangan langsung dari Jakarta-Sorong pun memiliki animo yang lumayan baik. Namun, karena kondisi sedang tidak kondusif di Papua, pihaknya akan menunda penerbangan ke wilayah tersebut. Dia juga menambahkan bahwa kedepannya dari Lombok bisa ke Sulawesi, Ambon, Irian, dan NTT.

"Itu arahan kita (AirAsia) ke depannya dan lima tahun ke depan ada Lombok, Labuan Bajo, Sorong, dan Belitung. Artinya, ini memang komitmen kita untuk mendukung pariwisata. Jadi, ke depannya akan banyak rute-rute domestik," tutupnya.

Reporter: Rhandana Kamilia [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini