Garuda Indonesia Belum Bayar Gaji Karyawan Rp328 Miliar

Jumat, 11 Juni 2021 09:58 Reporter : Anggun P. Situmorang
Garuda Indonesia Belum Bayar Gaji Karyawan Rp328 Miliar Garuda Indonesia. merdeka.com

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tercatat menunda pembayaran atau menunggak gaji karyawan. Hal tersebut sebagai respons terhadap tekanan kinerja perseroan yang terdampak situasi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun lalu.

Adapun penundaan tersebut dilakukan terhitung dari April hingga November 2020. Garuda Indonesia tercatat belum membayarkan gaji karyawannya per 31 Desember 2020 sebesar USD 23 juta atau setara Rp 328 miliar (asumsi Rp14.300 per USD).

"Estimasi dari jumlah tunjangan gaji yang saat ini ditunda atau belum dibayarkan per 31 Desember adalah sebesar USD 23 juta ," demikian dikutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/6).

Penundaan pembayaran gaji tersebut, antara lain terdiri dari, sebanyak 50 persen untuk jabatan Direksi dan Komisaris. Sementara untuk jajaran Vice President, Captain, First Office, dan Flight Service Manager gaji yang ditunda sebesar 30 persen.

Untuk jabatan Senior Manager ditunda sebesar 25 persen, Flight Attendant, Expert dan Manager sebesar 20 persen, Duty Manager dan Supervisor sebesar 15 persen serta Staff (Analyst, Officer atau setara) dan Siswa sebesar 10 persen.

Dalam laporan tersebut, perseroan tidak hanya melakukan penundaan pembayaran gaji. Langkah lain yang dilakukan perseroan untuk menekan pengeluarannya, antara lain, mempercepat penyelesaian kontrak untuk pegawai dengan status kontrak (PKWT).

Beberapa waktu lalu, perseroan juga melaporkan akan mempercepat program pensiun kepada karyawan dengan kriteria pendaftar 45 tahun ke atas yang dilaksanakan pada 2020 serta menerapkan kebijakan penyesuaian mekanisme kerja untuk pegawai (WFH/WFO). [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini