Garam mahal, KPPU duga ada pemain nakal kurangi pasokan

Senin, 24 Juli 2017 20:48 Reporter : Arie Sunaryo
Garam mahal, KPPU duga ada pemain nakal kurangi pasokan Ketua KPPU Syarkawi Rauf. ©2017 merdeka.com/salviah ika padmasari

Merdeka.com - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf, menyebut adanya unsur kesengajaan dalam kelangkaan garam yang berakibat melambungnya harga. Mahalnya garam disinyalir akibat pengurangan pasokan di pasaran.

"Tingginya harga garam ini memang ada akibat produksinya turun karena faktor cuaca. Tapi di lapangan yang kita lihat harganya lebih tinggi dari yang diperkirakan," ujar Syarkawi kepada wartawan disela acara temu publik KPPU dengan pelaku UMKM di Balai Kota Solo, Senin (24/7).

Syarkawi menduga ada kesengajaan untuk mengurangi pasokan garam. Hal ini bisa terjadi salah satunya karena rantai distribusi garam sangat panjang.

"Selain itu, ada orang-orang tertentu yang menguasai rantai distribusi garam yang sengaja mengurangi pasokan garam sehingg harga menjadi tinggi," katanya.

Dia menambahkan, kondisi tersebut akan menjadi fokus penyelidikan KPPU. Apakah ada yang menguasai rantai distribusi garam. [bim]

Baca juga:
KPPU tak setuju penetapan tarif batas bawah layanan data
Lanjutkan satgas pangan, KPPU ingin pangkas keuntungan para makelar

Kestabilan harga pangan Lebaran 2017 diklaim terbaik dalam 10 tahun

KPPU semringah harga sembako stabil jelang Lebaran

Harga bawang putih mahal, pelaku kartel minimal raup Rp 12 triliun

Rugikan konsumen, YKLI minta KPPU tegas selesaikan kasus AMDK

KPPU: Stok daging sapi saat ini surplus, tak ada alasan harga naik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini