Gara-Gara Virus Corona, Pedagang Bir Pletok Ketiban Rezeki Nomplok

Rabu, 4 Maret 2020 12:59 Reporter : Kirom
Gara-Gara Virus Corona, Pedagang Bir Pletok Ketiban Rezeki Nomplok 5000 Bir Pletok Pecahkan rekor Muri. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Kepanikan masyarakat terhadap penyebaran virus corona atau Covid 19, yang telah menjangkit dua warga Depok, menjadi berkah bagi pengusaha minuman kesehatan Bir Pletok. Sebab, penjualan pedagang meningkat hingga 2 kali lipat.

Minuman khas Betawi yang diracik dari berbagai bahan rempah-rempah ini, diyakini dapat menambah daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Babeh Julian (55), warga Jalan Mekar Baru, Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, merasakan berkah dari ramai-ramai virus Korona.

"Alhamdulillah, sejak dua hari kemarin itu penjualan meningkat 100 persen," ungkap Julian warga Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (4/3).

Sebelum ramai korona, setiap hari maksimal Babe Julian hanya mampu menjual 25 gelas yang dihargai Rp 6.000 per gelas ukuran sedang.

"Pokoknya habis ramai berita ada yang kena korona di Indonesia, itu langsung banyak datang pada beli, biasanya itu sehari paling 15, 20 sampai 25 gelas. Kemarin itu sampai 40, 50 gelas," ungkap dia.

Menurutnya, yang sudah turun-temurun meracik bir pletok, para pelanggan bir pletok hasil racikannya adalah kaum pekerja urban tinggal di sekitar rumahnya dan kebanyakan bekerja di Jakarta.

"Biasanya sore sampai malam baru ramai, sehabis mereka pulang kerja. Biasanya langganan yang sudah sering, tapi karena ramai-ramai korona, saya perhatiin banyak yang baru datang mencoba," ungkap dia

Biasanya, sebelum ramai virus corona, pelanggan merasa cocok untuk meminum bir pletok, untuk menjaga kesehatan agar tidak gampang sakit. "Biasanya orang minum bir pletok agar lebih segar, tidak gampang masuk angin, tidak gampang sakit. Intinya buat daya tahan tubuh jadi lebih bagus. Saya pribadi dan anak-anak di rumah juga minum ini, apalagi kalau badan rasanya tidak enak kayak mau flu, mau meriang," kata warga asli Ciputat ini.

Baca Selanjutnya: Guru Besar Unair: Jahe Kunyit...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini