Gara-gara macet mudik, penjualan BBM kemasan melejit 200 persen

Rabu, 6 Juli 2016 16:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Gara-gara macet mudik, penjualan BBM kemasan melejit 200 persen Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Mengantisipasi peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) saat arus mudik di sejumlah jalur mudik Lebaran 2016, pemerintah telah menyiapkan layanan BBM dalam bentuk kemasan. Hal ini guna memudahkan masyarakat untuk membeli BBM tanpa harus antre hingga menimbulkan kemacetan.

Direktur Pemasaran PT Pertamina Achmad Bambang mengatakan penjualan BBM kemasan sudah mencapai 35.000 liter, dengan jenis BBM yang paling banyak dibeli adalah Pertamax dan Pertalite. Banyaknya pemudik membuat penjualan kedua jenis BBM tersebut meningkat hingga 200 persen dari penjualan di hari biasa.

"Dilihat dari itu, konsumsinya Pertamax naik 218 persen. Pertalite naiknya 224 persen," kata Bambang di Jakarta, Rabu (6/7).

Untuk Pertamax, peningkatan tersebut terjadi di H-3 menjelang Lebaran di Jawa Tengah, dengan peningkatan dari 1.750 kilo liter (KL) menjadi 4.000 KL per hari. Sedangkan, untuk Pertalite dari 700 KL menjadi 1.800 KL.

"Ini situasi yang harusnya jadi pembelajaran kita, kami mohon maaf kalau ada kurang nyaman, dan terima kasih untuk semua pihak yang sudah bantu kami," imbuhnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan BBM kemasan itu disiapkan dalam dua ukuran yakni lima liter dan dua liter. Jenis BBM kemasan yang disiapkan itu adalah Pertamax, Pertamax Plus, serta Pertamax Dex. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini