Gara-Gara ini, Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 T Hingga 2024

Selasa, 9 Agustus 2022 12:35 Reporter : Siti Ayu Rachma
Gara-Gara ini, Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 T Hingga 2024 Direktur Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Medrilzam. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Dunia saat ini sedang tak baik-baik saja. Tekanan sangat besar sedang terjadi di sektor ekonomi. Hal ini dipicu oleh terkait 3 isu yaitu perubahan iklim, polusi dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Direktur Lingkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Medrilzam mengungkapkan, munculnya 3 isu krisis di tengah wabah covid-19 dan ketidakstabilan geopolitik yang sedang berlangsung dapat mengancam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Medrilzam menjelaskan 98 hingga 99 persen dari total kejadian bencana alam didominasi oleh bencana hidrometeorologi. "Ini sangat dekat dengan kondisi iklim yang ada. Memang belakangan ini sudah dilihat dan lumayan perlu untuk kita antisipasi," ungkap Medrilzam, Selasa (9/8).

Kondisi seperti ini dengan jumlah bencana hidrometeorologi yang besar tentu akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Ada potensi kerugian sebesar Rp 544 triliun dari 4 sektor yaitu pesisir laut, air, pertanian dan kesehatan estimasi hingga 2024.

2 dari 2 halaman

Rincian Kerugian

rev1

Untuk laut dan pesisir kerugian sekitar Rp 81,82 triliun yang disebabkan oleh peningkatan permukaan laut yang mengakibatkan tenggelamnya pulau-pulau kecil, banjir. Kemudian air Rp 7,29 triliun disebabkan meningkatnya temperatur pada permukaan laut dapat mengakibatkan coral bleaching dan berdampak terhadap fish production.

Sektor pertanian Rp 19,94 triliun diakibatkan kebakaran hutan, musim kemarau yang berkelanjutan. Serta sektor kesehatan sebanyak Rp 6,48 triliun diakibatkan gangguan pernapasan diakibatkan oleh polusi udara.

"Tahun 2019 ini menjadi bagian RPJMN bahwa ada potensi kehilangan Rp 544 triliun karena aka nada kemungkinan bahaya iklim melanda Indonesia," terangnya.

Baca juga:
Jokowi Ungkap Dampak Perubahan Iklim, dari Bencana Alam hingga Pangan
Dunia di Ambang Bencana Kelaparan, Jutaan Nyawa Terancam Melayang
Membongkar Kontribusi Perusahaan Jepang di Indonesia dalam Antisipasi Perubahan Iklim
Geruduk Kedubes Jepang, Aktivis Walhi Desak Pendanaan Energi Fosil Dihentikan
Ilmuwan Peringatkan Manusia Bisa Punah karena Perubahan Iklim, Ini Penjelasannya
Kondisi Parah Danau Terbesar di AS Surut Jadi 27 Persen dari Kapasitas
Ma'ruf Amin: Perubahan Iklim Tidak Terlepas dari Ulah Manusia Lalai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini