Ganti Bahan Bakar 52 PLTD dengan Gas, PLN Klaim Bakal Hemat Rp4 Triliun

Selasa, 28 Januari 2020 15:58 Reporter : Merdeka
Ganti Bahan Bakar 52 PLTD dengan Gas, PLN Klaim Bakal Hemat Rp4 Triliun Pembangkit listrik. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) memprediksi akan menghemat Rp4 triliun dengan adanya perubahan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bahan Bakar Gas (BBG) pada 52 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

Direktur Utama PLN, Zulfikli Zaini‎ mengatakan, PLN telah melakukan identifikasi untuk memetakan perencanaan konstruksi pembangkit guna merealisasikan rencana pengoperasian PLTD yang diubah bahan bakarnya dari BBM menjadi gas. Langkah ini diambil sebagai bentuk implementasi Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 13 Tahun 2020 mengenai gasifikasi.

"Dari identifikasi tersebut, di bagi jadi lima wilayah," kata Zulkifli saat rapat denga‎n Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/1).

Dengan diterapkannya program penggantian konsumsi BBM menjadi gas, akan menurunkan konsumsi BBM pada sektor kelistrikan. Pada tahun lalu realisasi konsumsi BBM PLTD sebanyak 2,6 juta juta KL, dengan digantinya bahan bakar 52 PLTD menjadi BBG maka potensi konsumsi BBM yang dapat dikurangi sebanyak 1,6 juta KL sehingga PLN dapat menghemat biaya sebesar Rp4 triliun.

"Yang bisa diubah ke gas berdasarkan identifikasi 1,6 juta KL dengan estimasi pengurangan biaya operasi Rp4 triliun," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Upaya Kurangi Impor Minyak

impor minyak rev1

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama PLN Darmwan Prasodjo mengungkapkan, perubahan konsumsi BBM ke BBG pada PLTD merupakan upaya PLN untuk mengurangi impor minyak.

"Kita mengubah BBM yang diimpor ini. Untuk itu Kementerian ESDM mengeluarkan strategi cukup cerdas, mengubah 52 PLTD dengan gas," katanya.

Darmawan menuturkan, harga gas jauh lebih murah meski ada proses gasifikasi untuk PLTD di wilayah terpencil 1 Million British Thermal Unit (MMbtu) minyak senilai dengan USD 19. Sementara, dengan volume yang sama, 1 MMbtu gas senilai USD 6 sampai USD 7.

Saat ini PLN sedang memperhitungkan penggantian bahan bakar PLTD dari BBM ke BBG.
"Ini sedang kita hitung Pak Dirut memberi tugas bagaimana dikolaborasikan, dilaksanakan sesuai target dua tahun," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
PLN Catat Pertumbuhan Penjualan Listrik di 2019 Melambat
Kejar Negara Maju, Konsumsi Listrik Indonesia Ditarget 1.408 kWh per Kapita
Desa Bandar Jaya Sumatera Selatan Belum Dialiri Listrik
PLN Padamkan 15 Gardu Distribusi Wilayah Terendam Banjir
PLN Kembali Padamkan Listrik di 22 Wilayah Jakarta Terendam Banjir

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PLN
  3. Pembangkit Listrik
  4. BUMN
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini