Gangguan Sistem Bank Mandiri Bukan Karena Aksi Hacker

Senin, 29 Juli 2019 12:40 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Gangguan Sistem Bank Mandiri Bukan Karena Aksi Hacker Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Bank Mandiri sempat mengalami gangguan sistem yang menyebabkan adanya perubahan saldo pada data 10 persen nasabahnya pada hari Sabtu kemarin. Saldo nasabah ada yang berkurang menjadi 0, ada juga yang malah bertambah.

Meski berhubungan dengan sistem IT, namun pihak Bank Mandiri menegaskan hal tersebut tidak berhubungan dengan kejahatan cyber atau aksi hacker.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan perubahan tersebut terjadi saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari. Namun pada kali ini, terjadi error pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri.

"Tidak ada kaitannya dengan hacker dengan cyber, ini murni kita melakukan pemeliharaan sistem dan berimpact kepada segelintir nasabah," kata dia, di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Senin (29/7).

Selain itu, dia menyebutkan tidak ada nasabah yang dirugikan secara materi, yakni jumlah saldo yang kembali normal tanpa ada kekurangan. Dia juga mengungkapkan, sebetulnya kemungkinan terjadinya eror tersebut sangat kecil. Nahasnya kemungkinan kecil tersebut ternyata terjadi.

"Probabilitas kejadiannya sangat kecil tapi itu terjadi. Kami tegaskan lagi tidak ada dana nasabah yang hilang, semua aman tersimpan, yang berbeda hanya tampilan saldo dan sudah kita perbaiki dan semuanya aman. Komplain juga sudah kita hadapi dengan baik dan semua nasabah sudah menerima itu," ujarnya.

Dalam kesempatan serupa, Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya mengungkapkan dari hasil laporan dan investigasi insiden yang terjadi pada Bank Mandiri tidak berhubungan dengan aksi kejahatan cyber. "Apa yang terjadi dengan Bank Mandiri itu tidak ada problem dengan cyber security-nya," ujarnya.

Dia menegaskan sejauh ini semua perbankan di Indonesia memiliki sistem IT yang cukup andal dan aman dari aksi pembobolan oleh hacker. "Jadi perbankan Indonesia menghadapi serangan hacker-hacker dan sebagainya itu selama ini mampu ditangkal dan tidak ada yang mampu menembus perbankan kita," tutupnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini