Gandeng Vokasi UI, BNI Sekuritas Dorong Literasi Investasi Sejak Dini

Sabtu, 25 Juni 2022 19:30 Reporter : Sulaeman
Gandeng Vokasi UI, BNI Sekuritas Dorong Literasi Investasi Sejak Dini IHSG Ditutup Menguat 0,66 Persen. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - BNI Sekuritas (BNIS) bersama dengan BNI Group bekerjasama dengan Vokasi Universitas Indonesia (UI) mengadakan seminar offline BIONIC (BIONS Investor Academy by BNI Sekuritas). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan literasi para mahasiswa di dunia pasar modal dan melakukan perencanaan keuangan dengan baik melalui investasi.

Direktur Utama BNI Sekuritas, Agung Prabowo mengatakan, BNI Sekuritas selalu mendukung kegiatan edukasi pasar modal di berbagai tingkat salah satunya mahasiswa. Edukasi investasi ini penting dilakukan sejak dini, sebab berinvestasi saham memiliki risiko tinggi, maka perlu bagi mahasiswa untuk menambah ilmu pengetahuan mengenai investasi saham.

"Edukasi investasi ini perlu dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat salah satunya mahasiswa. Diharapkan kedepannya edukasi investasi ini dapat membantu mahasiswa dalam mengelola keuangan mereka melalui investasi," ujar Agung dalam seminar offline BIONIC (BIONS Investor Academy by BNI Sekuritas), ditulis Sabtu (25/6).

Sebagai informasi, di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan 5,1 persen pada tahun ini, minat masyarakat Indonesia terhadap instrumen investasi saham juga semakin tinggi.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukan jumlah investor pasar modal Indonesia hingga Mei 2022 tumbuh 18,29 persen menjadi 8,859,468 dibandingkan akhir tahun 2021 sebesar 7,489,337. Pertumbuhan ini dipimpin oleh usia di bawah 30 tahun atau generasi milenial dengan persentase 59,91 persen.

Agung menambahkan, melihat pertumbuhan investor yang signifikan tersebut, BNI Sekuritas berkomitmen ingin memberikan edukasi terhadap investor Indonesia terutama generasi milenial yang sudah mulai melek investasi.

"Pemahaman terhadap instrumen investasi seperti saham sangat diperlukan karena ketika sudah masuk ke instrumen investasi saham, mereka tidak hanya fokus pada keuntungan saja tetapi juga siap untuk menerima risiko berinvestasi," ujar dia.

Di samping itu, investasi dinilai dapat mencegah setiap individu dari inflasi. Investasi dapat memberikan keuntungan, tentunya dengan jangka waktu yang panjang. "Mulailah mengatur keuangan dengan baik, seperti membuat simulasi pemasukan dari jangka pendek, menengah dan panjang. Jangan lupa juga berinvestasi sejak dini," ujar dia.

Lebih lanjut, seminar offline yang dilaksanakan Sabtu, 18 Juni 2022 di BNI Corporate University Jakarta juga memberikan program magang tematik BNI. Program tersebut ditawarkan kepada mahasiswa untuk memanfaatkan waktu libur kampus, sekaligus melengkapi pengalaman belajar di kelas.

Direktur BNI Sekuritas, Putu Bagus Kresna mengatakan, pengalaman belajar praktik di industri pasar modal merupakan bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. BNI Sekuritas siap mendukung upaya edukasi mahasiswa baik di kelas maupun praktik pasar modal melalui kegiatan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Universitas Indonesia. [bim]

Baca juga:
Aktivis Lingkungan Desak BNI Hentikan Pendanaan Industri Batu Bara
Cara Membuat Rekening untuk Anak di Bawah 17 Tahun di BRI, BNI, dan BCA
Turki Buka Peluang Besar untuk Pelaku UMKM Tanah Air
Erick Thohir: BNI Salurkan Pembiayaan Rp1,1 Triliun agar PMI Terbebas dari Rentenir
Wedang Ronde Laris Dibeli Pengunjung Festival Pasar Senggol di Turki
Boyong 50 Produk UMKM, BNI Ingin Jajaki Peluang Pasar di Turki
Hingga April 2022, BNI Salurkan KUR Rp47,6 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini