Gandeng JCB International, BCA Incar Terbitkan 25.000 Kartu Kredit di 2020

Senin, 11 November 2019 16:38 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Gandeng JCB International, BCA Incar Terbitkan 25.000 Kartu Kredit di 2020 Ilustrasi kartu kredit. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/dean bertoncelj

Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk menargetkan penerbitan 25.000 kartu kredit di 2020. Adapun saat ini total kartu kredit yang dimiliki BCA adalah 3,9 juta kartu.

Direktur BCA, Santoso, mengatakan penerbitan 25.000 kartu kredit tersebut berasal dari program kerjasama BCA dengan JCB International Indonesia, anak usaha JCB International Co.

Adapun kartu kredit ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan nasabah yang melakukan transaksi, perjalanan dan pembelian produk merchant-merchant domestik dan luar negeri.

"Target 25.000 pada tahun depan, kartu kredit kami memang sudah terkenal. Diharapkan sales bisa mencapai Rp400 miliar dalam setahun," kata dia, di Hotel Indonesia Kempenski, Jakarta, Senin (11/11).

Dia mengungkapkan penggunaan 3,9 juta kartu kredit yang dimiliki BCA saat ini 15 persen diantaranya digunakan keluar negeri seperti Singapura, Amerika Serikat dan Jepang. Setiap tahunnya pertumbuhan kartu kredit BCA mengalami peningkatan sebesar 30 persen.

"Demand ke Jepang cukup besar apalagi visa ke Jepang dipermudah. Pada tahun lalu sempat terjadi penurunan transaksi kartu kredit karena mini krisis," ujarnya.

Dia menegaskan pihaknya optimistis pertumbuhan kartu kredit dari program kerjasama BCA dengan JCB International Indonesia, anak usaha JCB International Co sebesar 25 persen pada tahun depan.

"Kira melihat kartu kredit BCA sudah terkenal, dari waktu ke waktu sebesar 30 persen pertumbuhannya. Apalagi minat ke Jepang sangat besar," tutupnya.

1 dari 1 halaman

Kinerja BCA Kuartal III 2019

Berdasarkan data laporan kinerja BCA sampai September 2019, total kredit meningkat 10,9 persen YoY menjadi Rp585 triliun dan NPL tercatat pada level 1,6 persen di September 2019.

Pertumbuhan kredit terutama didukung oleh segmen bisnis, di mana kredit korporasi meningkat 16,5 persen YoY menjadi Rp232,0 triliun dan kredit komersial & UKM tumbuh 10,5 persen YoY menjadi Rp192,2 triliun. Sementara itu, kredit konsumer meningkat 4,1 persen YoY menjadi Rp156,3 triliun.

Adapun dalam kredit konsumer, kredit beragun properti (KPR) tumbuh 6,8 persen YoY menjadi Rp92,1 triliun; kredit kepemilikan kendaraan bermotor (KKB) turun 2,0 persen YoY menjadi Rp47,8 triliun terutama disebabkan oleh penurunan pembiayaan kendaraan roda dua; dan saldo pinjaman kartu kredit tumbuh 10,4 persen YoY menjadi Rp13,4 triliun pada September 2019. Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 5,9 persen YoY menjadi Rp5,0 triliun. [bim]

Baca juga:
BCA Ingatkan Potensi Gangguan di Harbolnas 11.11
Bank BCA Luncurkan Kartu Kredit untuk Nasabah yang Hobi Travelling ke Luar Negeri
Jadi Bank Buku II, BCA Bakal Suntik Bank Royal Sebesar Rp700 Miliar
Ekonomi Melambat, BCA Revisi Target Pertumbuhan Kredit Jadi 8 Persen
Bos BCA: 75 Persen Transaksi Keuangan Kini Gunakan Mobile Banking
Dana Pensiun Harus Dipersiapkan Sejak Usia Muda

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini