Fitch turunkan peringkat jadi CCC+, ini respons LPKR

Selasa, 6 November 2018 15:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Fitch turunkan peringkat jadi CCC+, ini respons LPKR Pembukaan bursa saham 2018. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pada Jumat (2/11), Fitch menurunkan peringkat utang PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dari B ke CCC+. Perseroan menyesalkan keputusan Fitch yang menurunkan peringkat kredit LPKR.

Senior Manager Investor Relations LPKR, William Wijaya Utama, mengatakan perseroan memahami kekhawatiran Fitch mengenai likuiditas yang telah disampaikan pada bulan Mei tahun ini. Namun, LPKR disebut telah sukses menyelesaikan fase pertama dari rencana divestasi asset keseluruhan sejumlah Rp 6 triliun.

"LPKR telah sukses melaksanakan rencana divestasi asetnya dengan menyelesaikan penjualan First Reit Manager serta penjualan sebagian unit First Reit senilai Rp 2,2 triliun. Bila digabungkan dengan penjualan Lippo Mall Puri ke Lippo Mall REIT kami, dan penjualan sisa unit kami di First Reit, serta saham investasi kami di Rumah Sakit di Myanmar, Perseroan akan mengumpulkan dana tunai bersih lebih dari Rp 6 triliun," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/11).

Selain itu, lanjutnya, LPKR dinilai memiliki posisi neraca yang kuat dan profil jatuh tempo utang yang panjang. Obligasi USD 75 juta yang akan jatuh tempo di Juni 2020, diikuti dengan obligasi USD 410 juta pada tahun 2022, dan sisanya obligasi USD 425 juta pada tahun 2026.

"Seluruh utang sekitar Rp 14 triliun dibandingkan dengan nilai aset perseroan sebesar Rp 53 triliun , yang memiliki potensi 20-30 persen lebih tinggi jika dinilai kembali dengan mencerminkan harga pasar pada saat ini," jelasnya.

Dia menambahkan, pada aspek model bisnis, LPKR telah mengembangkan perusahaan besar dengan pangsa pasar terdepan di beberapa sektor seperti rumah sakit/jasa layanan kesehatan melalui PT Siloam International (SILO), mal termasuk Lippo Mall Puri, pengembangan kota mandiri, hotel melalui Hotel Aryaduta, dan Manajemen Aset/REIT. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini