Fitch Rating Pertahankan Peringkat Kredit RI di Posisi BBB

Kamis, 30 Juni 2022 14:59 Reporter : Merdeka
Fitch Rating Pertahankan Peringkat Kredit RI di Posisi BBB fitch rating. ©2020 dream.co.id

Merdeka.com - Lembaga Pemeringkat Kredit Fitch Ratings kembali mempertahankan peringkat (rating) kredit Indonesia pada posisi BBB outlook stable di tengah eskalasi tekanan global. Hasil penilaian Fitch Ratings tersebut menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat, dan prospek stabilitas makroekonomi jangka menengah Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan mencapai 5,6 persen pada 2022 dan 5,8 persen pada 2023, didorong oleh aktivitas ekonomi di sektor jasa yang mulai pulih setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.

Pemulihan juga didukung oleh kuatnya net export yang didorong oleh kenaikan harga komoditas. Hingga Mei 2022, ekspor Indonesia selama 12 bulan terakhir mengalami peningkatan sebesar 43 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Di 2023, lembaga ini memproyeksikan perekonomian akan tumbuh 5,8 persen, didukung oleh implementasi UU Cipta Kerja dan program pembangunan infrastruktur. Namun demikian, Fitch Ratings menilai bahwa Indonesia masih dibayangi oleh risiko perlambatan pertumbuhan global akibat percepatan pengetatan kebijakan moneter.

Fitch Ratings menilai, beban subsidi Indonesia akan mengalami peningkatan dan diperkirakan mencapai 2,4 persen terhadap PDB. Peningkatan beban subsidi merupakan implikasi dari upaya Pemerintah dalam melindungi daya beli rumah tangga di tengah kenaikan harga komoditas.

Meski demikian, belanja subsidi dapat ditutup dengan peningkatan pendapatan negara akibat tingginya harga komoditas serta pemulihan ekonomi yang terus berlangsung. Fitch Ratings memperkirakan defisit fiskal akan mencapai 4,3 persen PDB pada tahun 2022, lebih rendah dari 4,6 persen di tahun 2021.

2 dari 2 halaman

Fitch Ratings memproyeksikan Indonesia akan kembali mencapai target defisit di bawah 3 persen PDB pada tahun 2023, meskipun dibayangi oleh peningkatan tekanan fiskal akibat kenaikan belanja subsidi serta risiko pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dari yang diperkirakan.

Kembalinya defisit fiskal di bawah 3 persen PDB juga akan menandai berakhirnya pembiayaan moneter terhadap defisit APBN, sesuai amanat UU No. 2 tahun 2020.

Fitch Ratings menilai inflasi Indonesia relatif terjaga di tengah tingginya tekanan Inflasi global. Fitch Ratings memproyeksikan inflasi Indonesia di tahun 2022 akan mencapai 3,3 persen, meskipun terdapat risiko kenaikan inflasi yang lebih tinggi lagi.

Pada Mei 2022, inflasi Indonesia mencapai 3,6 persen(yoy) atau lebih tinggi dari rata-rata inflasi bulanan di tahun 2021 sebesar 1,6 persen.Besaran inflasi tersebut masih dalam kisaran target sebesar 3 persen +- 1pp.

Selanjutnya, defisit neraca transaksi berjalan diperkirakan mencapai 0,4 persen terhadap PDB pada tahun 2022, setelah mengalami surplus 0,3 persen dari PDB pada tahun 2021. Defisit neraca transaksi berjalan tersebut menurut Fitch Ratings terjadi akibat hargabahan bakar bersubsidi tidak berubah, yang mengakibatkan permintaan bahan bakar relatif tetap.

Lembaga pemeringkat ini juga memproyeksikan defisit neraca transaksi berjalan pada tahun 2023 akan mencapai 1,0 persen, dengan asumsi harga komoditas yang akan menurun.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan domestik maupun global. Selain itu, pemerintah akan memastikan momentum pemulihan ekonomi terus terjaga melalui penguatan fungsi APBN, percepatan reformasi struktural, serta koordinasi antar lembaga.

Rporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Kemenkeu: Rating Terbaru dari Fitch Tumbuhkan Optimisme Pemulihan Ekonomi
Sri Mulyani Bersyukur Peringkat Kredit RI Masih Stabil di BBB Outlook Stable
Fitch Rating Sematkan Peringkat AAA untuk Obligasi Pupuk Indonesia
Angka Kredit Macet Naik, Laba Bank di China Diprediksi Anjlok
Fitch Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Posisi BBB
RI Diganjar Fitch Peringkat Laik Investasi, BI Sebut Ekonomi Indonesia Diakui Dunia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini