Fee Based Income Naik 13 Persen, Pendapatan Bunga Bank DKI Capai Rp1,7 Triliun

Sabtu, 7 Desember 2019 09:55 Reporter : Merdeka
Fee Based Income Naik 13 Persen, Pendapatan Bunga Bank DKI Capai Rp1,7 Triliun Aktifitas Perbankan Bank DKI, Jakarta, Rabu 23 Maret 2011. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank DKI mencatatkan kinerja positif di sembilan bulan pertama 2019. Salah satunya kenaikan fee based income sebesar 13 persen secara tahunan atau year on year per September 2019. Periode sama, Bank DKI membukukan pendapatan bunga bersih senilai Rp1,7 triliun, sementara laba bersih adalah senilai Rp584,4 miliar.

Sedangkan aset Bank DKI per September 2019 tercatat senilai Rp50,2 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, Bank DKI memiliki komitmen yang tinggi dalam menyediakan layanan sistem pembayaran di sektor transportasi public di DKI Jakarta, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan fee-based income dengan signifikan.

Selain itu, kinerja positif Bank DKI juga efektif ke perekonomian, khususnya Jakarta. Efektivitas penyaluran bantuan melalui Bank DKI terbukti mampu menekan tingkat kemiskinan.

Per Maret 2019, tingkat kemiskinan di DKI Jakarta turun menjadi 3,47 persen, dari yang sebelumnya 3,57 persen per Maret 2018. Tingkat kemiskinan yang sebesar 3,47 persen tersebut merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir.

Selain itu, Herry mengungkapkan laju pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta selalu bisa mengalahkan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Sepanjang 9 bulan pertama 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian DKI Jakarta tumbuh sebesar 6,01 persen secara tahunan, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,04 persen.

"Sinergi dengan sejumlah BUMD disektor transportasi seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta penting dalam mendukung pengembangan sektor transportasi public di DKI Jakarta," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Punya Beragam Produk

Selain itu, Bank DKI memiliki beragam produk yang dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kartu Kartu Lansia Jakarta, dan Kartu Pekerja Jakarta merupakan contoh dari produk-produk yang terbukti memiliki peran besar dalam menaikkan taraf hidup masyarakat DKI Jakarta.

Herry Djufraini mengatakan, seiring dengan efektifitas penyaluran bantuan yang dilakukan oleh Bank DKI, tingkat pengangguran terbuka di DKI Jakarta berhasil ditekan menjadi 6,22 persen per Agustus 2019, dari yang sebelumnya 6,24 persen per Agustus 2018.

"Tingkat pengangguran yang sebesar 6,22 persen tersebut merupakan tingkat pengangguran terendah dalam tiga tahun terakhir," katanya.

Sumber: Liputan6
Reporter: Septian Deny [did]

Baca juga:
Polisi Pelajari Sistem IT Bank DKI Selidiki Kasus Pembobolan Dana Rp50 Miliar
OJK Duga Pembobolan Bank DKI karena Kesalahan Switching & Kelemahan Vendor ATM CIMB
Kembangkan Wisata Halal Jakarta, Bank DKI Siapkan Produk Syariah
LRT Berbayar Mulai Bulan Depan, Bank DKI Siapkan Sistem Pembayaran
Langkah Bank DKI Perluas Penggunaan Sistem Transaksi Non Tunai
Bank DKI Dukung Sistem Pembayaran Nontunai untuk Transportasi Publik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini