Fakta anyar diucapkan bos Bappenas soal ekonomi, pengusaha & perang

Minggu, 13 November 2016 08:02 Reporter : Idris Rusadi Putra
Fakta anyar diucapkan bos Bappenas soal ekonomi, pengusaha & perang Bambang Brodjonegoro di Perbanas. Hana Adi Perdana
1. Kondisi ekonomi saat ini tak ada bedanya dengan masa penjajahan

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menilai perekonomian Indonesia saat ini tak ubahnya dengan kondisi perekonomian di masa penjajahan. Alasanya, sampai saat ini Indonesia masih mengandalkan pendapatan dari komoditas seperti rempah-rempah di zaman penjajahan.

"Kenapa? Karena waktu Belanda masuk Indonesia mereka punya alasan. Apa yang mereka kejar? Sumber Daya Alam. Tahun 1600-an, 1700-an. Portugis, Spanyol, Belanda mereka kejar rempah-rempah kita. Kalian mikir ngapain mereka jauh-jauh cari rempah-rempah kita. Komoditas yang menjadi andalan kita," ujarnya di Perbanas Institute, Jakarta, Sabtu (12/11).

"Jangan lupa waktu itu mereka di Eropa pengen makan enak karena kehidupannya bagus. Akhirnya mereka tahu kalau makan enak itu pakai bumbu. Maka mereka datang ke Indonesia," sambungnya.

Setelah bertahun-tahun dijajah dan terus digerus hasil kekayaan alamnya dengan melakukan sistem tanam paksa, Indonesia akhirnya merdeka. Selepas era tersebut, Indonesia tidak lagi mengandalkan komoditas melainkan hasil minyak yang ditemukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Belanda yakni Royal Deutch Shell.

"Hasil minyak kita menjadi andalan pada saat itu yang ditemukan oleh Shell. Setelah itu hasil-hasil oleahan kayu juga menjadi andalan. Kemudian masuk ke manufkatur, tekstil, garmen itu bagus. Tapi sayangnya karena kolaps akhirnya kita balik lagi ke komoditas. Mulai dari batu bara, tambang, sawit dan lainnya. Makanya ekonomi Indonesia kayak jaman penjajahan Belanda," pungkasnya.

Topik berita Terkait:
  1. Bappenas
  2. Ekonomi Indonesia
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini