Faisal Basri: Kecepatan Pemulihan Ekonomi Singapura 27 Persen, RI Hanya 14 Persen

Jumat, 6 Agustus 2021 15:15 Reporter : Anisyah Al Faqir
Faisal Basri: Kecepatan Pemulihan Ekonomi Singapura 27 Persen, RI Hanya 14 Persen Faisal Basri. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Ekonom senior, Faisal Basri menyebut kecepatan pemulihan ekonomi nasional pada kuartal II-2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sangat lambat. Kecepatan ekonomi Indonesia hanya 14 persen, lebih rendah dibandingkan dengan Singapura yang mampu memulihkan perekonomiannya hingga 27 persen.

"Singapura kecepatan recovery-nya 27 persen, sementara Indonesia hanya 14 persen," kata Faisal Basri.

Faisal sengaja membandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 karena tahun lalu hampir semua negara di dunia mengalami kontraksi pada triwulan kedua. Termasuk Indonesia yang mengalami kontraksi -5,39 persen. Kala itu, kontraksi ekonomi Indonesia menjadi yang lebih baik dibandingkan berbagai negara lain yang terkontraksi hingga 2 digit, termasuk Singapura.

"Saya bandingkan perekonomian kuartal II-2021 dengan kuartal II-2020 karena pada waktu itu semua negara merosot ekonomi yang dalam atau kontraksi. Jadi kalau saya kurangi perekonomian 2021 dan 2020, maka Indonesia ini paling lambat," kata dia.

Singapura pun menjadi negara dengan pemulihan ekonomi yang paling cepat. Disusul Uni Eropa, Filipina, Amerika Serikat, China dan lain-lain. Sementara Indonesia hanya lebih baik dari Vietnam. Namun yang perlu dicatat, tahun lalu Vietnam tidak mengalami resesi ekonomi.

"Indonesia hanya lebih baik dari Vietnam, tapi perlu dicatat, Vietnam tidak pernah mengalami resesi tahun lalu," kata dia.

Baca Selanjutnya: Pernyataan Bloomberg...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini