ESDM sebut belum ada perusahaan batubara PKP2B ubah status jadi IUPK

Senin, 15 Oktober 2018 13:08 Reporter : Merdeka
ESDM sebut belum ada perusahaan batubara PKP2B ubah status jadi IUPK Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Diretur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, saat ini belum ada perusahaan batubara Pemegang Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang mengajukan perpanjangan masa operasi, dengan memenuhi syarat merubah status menjadi IUPK.

"Belum diperpanjang, belum dicabut, belum ada yang ngajuin," kata Bambang, di Kantor Kementerian ‎ESDM, Jakarta, Senin (15/10).

Bambang melanjutkan, perusahaan batubara pemegang PKP2B yang ‎memperpanjang masa operasi harus memenuhi beberapa ketentuan, yaitu merubah status menjadi IUPK, harus memenuhi kewajiban keuangan, dan melakukan penciutan lahan.

"Seperti Freeport. Kewajiban keuangan, kewajiban smleter. Gitu," tuturnya.

Menurut Bambang, saat ini ada tujuh perusahaan batubara pemegang PKP2‎B generasi I, masing-masing masa kontranya akan habis kontraknya pada kisaran 2022, 2025 dan 2026. Pengajuan perpanjangan operasi paling cepat dilakukan 5 tahun sebelum kontrak habis.

‎"Adaro, Berau. Itu kan generasi satu semua. tapi kan beda beda, kan ada yang 2026. 2022.
‎Lima tahun. sebelum dia expired. Ya tergantung, kalau 2026 kan masih nanti," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini