ESDM rogoh Rp 25 miliar untuk sosialisasi kenaikan harga BBM

Senin, 17 Juni 2013 12:00 Reporter : Achmad
ESDM rogoh Rp 25 miliar untuk sosialisasi kenaikan harga BBM Susilo Siswoutomo. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Jelang penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar, pemerintah mulai rajin melakukan program sosialisasi. Salah satunya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM) yang menggelontorkan anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk program sosialisasi.

"Anggarannya kita keroyakan rame-rame, ada biaya tambahan untuk bikin spanduk dan lain-lain. Masing-masing ada tapi saya nggak tahu persisnya," ujar Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo usai acara 'launching pengiriman sms broadcast dalam rangka sosialisasi penyesuaian harga BBM bersubsidi' di kantornya, Jakarta, Senin (17/6).

Melalui sms broadcast, masyarakat diinformasikan dapat mengadukan secara langsung apabila terjadi kelangkaan mendapat BBM atau terlambat menerima formulir Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Masyarakat bisa mengirimkan short message service (SMS) ke 1708.

"Centernya ada di sini (Kemen ESDM) dan gratis," lanjut dia.

Susilo menambahkan jumlah masyarakat yang bakal mendapat dana BLSM sebanyak 15,5 juta Kepala Keluarga (KK).

Seperti diketahui, selepas harga harga BBM subsidi naik, pemerintah ingin memberi kompensasi BLSM sebesar Rp 150.000 per bulan kepada rakyat miskin. Selain bantuan uang, ada paket beasiswa untuk siswa tak mampu dan beras miskin selama lima bulan ke depan.

Pemberian BLSM ini yang sampai sekarang masih ditolak oleh beberapa partai politik maupun lembaga swadaya masyarakat.

[bmo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. BBM Naik
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini