ESDM optimis lifting gas meningkat di 2019, ini penyebabnya

Rabu, 19 September 2018 11:27 Reporter : Merdeka
ESDM optimis lifting gas meningkat di 2019, ini penyebabnya Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK optimis produksi gas bumi siap jual (lifting gas) akan meningkat pada 2019. Salah satu penyokong ialah berproduksinya lapangan penghasil gas baru pada tahun depan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, produksi gas pada 2019 diperkirakan mencapai 1,25 juta barel setara minyak per hari (Barel Oil Equivalent per Day/BOEPD). Angka tersebut jauh lebih tinggi ketimbang pencapaian tahun ini, sebesar 1,2 juta BOEPD.

"Kami optimis tahun 2019, lifting gas akan meningkat," kata Djoko, dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/9).

Penambahan lifting gas ini berasal dari lapangan yang dikelola BP Tangguh, Genting Oil serta ENI yang mengelola Lapangan Jangkrik dan Merakes serta lapangan-lapangan kecil lainnya. Menurut Djoko, dari 10 penemuan cadangan, sembilan di antaranya adalah penemuan gas.

"Memang dari 10 discovery yang kita temui akhir-akhir ini, 9 di antaranya gas bumi," tutur Djoko.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, proyeksi lifting gas bumi tahun 2019 terutama berasal dari 12 Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), yaitu BP Berau Ltd (Tangguh) sebesar 187.500 barel setara minyak per hari, Pertamina Hulu Mahakam sebesar 196.429 barel setara minyak per hari.

ConocoPhillips (Grissik) Ltd sebesar 144.643 barel setara minyak per hari, PT Pertamina EP sebesar 144.643 barel setara minyak per hari, ENI Muara Bakau 115.179 barel setara minyak per hari, JOB PN-Medco Tomori Sulawesi Ltd sebesar 53.571 barel setara minyak per hari, Premier Oil Indonesia sebesar 39.286 barel setara minyak per hari, Kangean Energi Indonesia sebesar 35.714 barel setara minyak per hari.

Selain itu, Medco E&P Natuna 29.464 barel setara minyak per hari, Petrochina Intl. Jabung Ltd 28.750 barel setara minyak per hari, Pertamina Hulu Energi WMO sebesar 23.036 barel setara minyak per hari, Vico Indonesia 10.883 barel setara minyak per hari. Ditambah produksi KKKS lainnya sebesar 240.893 barel setara minyak per hari.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. ESDM
  2. Migas
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini