ESDM Catat Baru 8 Persen Pembangkit Program 35 Ribu MW yang Beroperasi

Rabu, 23 Januari 2019 15:31 Reporter : Merdeka
ESDM Catat Baru 8 Persen Pembangkit Program 35 Ribu MW yang Beroperasi Pembangkit listrik. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, pembangkit listrik program 35 ribu Mega Watt (MW) yang beroperasi sampai 2018 sebesar 2.899 Mega Watt (MW) atau baru 8 persen dari target pembangkit 35 ribu MW.

Dikutip dari data Kementerian ESDM, Rabu (23/1), untuk pembangkit yang masih dalam tahap konstruksi sudah mencapai 18.207 MW atau sekitar 52 persen.

Sedangkan yang sudah masuk tahap penandatanganan jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) sebesar 11.467 MW atau sekitar 32 persen. Sementara itu sekitar 1.683 MW atau 5 persen dalam tahap pengadaan dan sekitar 3 persen atau 954 MW dalam tahap perencanaan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan, akibat realisasi pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen, tidak sejalan dengan perkiraan 7 persen, maka waktu pengoperasian pembangkit disesuaikan. Namun pembangunan pembangkit masih terus berjalan.

"Kan karena pertumbuhan ekonominya. Jadi ada penyesuaian. Tapi pembangunannya berjalan terus," jelas Agung.

Untuk daya pasok listrik Indonesia terpasang pada 2018 bertambah 1.600 MW, seiring dengan beroperasinya pembangkit listrik baru yang merupakan bagian dari program kelistrikan 355 ribu MW, Percepatan kelistrikan (Fast Track Program/FTP) I dan II.

Pasokan listrik terpasang Indonesia sampai 2018 mencapai 62.600 MW, naik dari tahun lalu sebesar USD 61 ribu MW. Listrik terpasang Indonesia meningkat hampir 10 ribu MW sepanjangan dari 2014.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini