Erick Thohir Angkat Agus Chandra jadi Plt Dirut Kimia Farma Diagnostika

Minggu, 16 Mei 2021 17:50 Reporter : Merdeka, Anggun P. Situmorang
Erick Thohir Angkat Agus Chandra jadi Plt Dirut Kimia Farma Diagnostika Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Menteri BUMN Erick Thohir memecat semua direksi PT Kimia Farma Diagnostika. Hal ini menjadi ujung dari kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang dilakukan perusahaan. Keputusan Erick Thohir itu disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Kimia Farma Diagnostika pada Selasa (11/5).

RUPSLB itu memutuskan untuk memberhentikan Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini dan Direktur KFD I Wayan Budhi Artawan.

RUPSLB itu dihadiri oleh Pemegang Saham mayoritas yaitu Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo, Direktur Keuangan dan SDM PT Kimia Farma Apotek Agus Chandra, Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Azis, Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Apotek Muhardiman.

RUPSLB juga dihadiri pemegang saham minoritas, yaitu Yayasan Kesejahteraan Keluarga Kimia Farma (YKKKF) yaitu Usep Hendarwien, Ketua YKKKF dan Intan Rosa Mayangsari, Sekretaris YKKKF.

Selain memberhentikan Direksi KFD, RUPSLB juga menyepakati untuk mengangkat Agus Chandra sebagai Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika dan Abdul Azis sebagai Plt. Direktur. Perubahan direksi ini bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan publik atas citra dan persepsi positif Kimia Farma.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Agus Chandra menegaskan bahwa selain penyegaran manajemen, internal perusahaan juga memastikan seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan SOP.

Menurutnya, tindakan penyegaran manajemen KFD adalah salah satu langkah perbaikan untuk meningkatkan kinerja secara menyeluruh.

“Saya sebagai Pelaksana Tugas [Plt.] Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP dan GCG PT Kimia Farma Diagnostika,” ujarnya.

Baca Selanjutnya: Imbas Kasus Antigen Bekas Seluruh...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini